TARAKAN – Langkah besar dalam mempersempit kesenjangan digital di wilayah Utara Kalimantan resmi dimulai. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menghadirkan program Generasi Terkoneksi (GENsi) di Kota Tarakan, Minggu (15/2/2026). Inisiatif ini bertujuan untuk mentransformasi masyarakat lokal dari sekadar konsumen internet menjadi pengguna teknologi kecerdasan buatan (AI) yang produktif dan etis.
Bertempat di Universitas Borneo Tarakan (UBT), pelatihan perdana ini melibatkan sekitar 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar menengah, menandai komitmen Indosat dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital di wilayah Timur Indonesia.
Program GENsi hadir dengan pendekatan hybrid yang menggabungkan pelatihan tatap muka dengan platform Learning Management System (LMS). Fokus utamanya bukan lagi sekadar akses internet, melainkan kapabilitas tingkat lanjut dalam pemanfaatan teknologi masa depan.
“Tantangan saat ini bukan lagi soal akses digital, tetapi memastikan masyarakat memiliki kesiapan dan pengetahuan untuk memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Kami ingin menumbuhkan talenta digital yang mampu berkontribusi nyata bagi ekonomi daerah,” ujar Yogo Pandego Bagus Widodo, Acting Officer Head of Circle Kalisumapa Indosat.
Peserta dibekali dengan keterampilan teknis yang aplikatif untuk menjawab tantangan lokal menggunakan teknologi terkini:
| Materi Utama | Deskripsi Pelatihan |
|---|---|
| Literasi Dasar & Keamanan | Perlindungan data pribadi dan etika bermedia digital secara aman. |
| Pengenalan AI | Dasar-dasar kecerdasan buatan dan penggunaan AI Agents. |
| Praktik Low/No-Code | Merancang solusi digital (seperti chatbot) tanpa perlu kemampuan coding rumit. |
| Digital Trainers | Pembentukan 20 penggerak lokal sebagai mentor berkelanjutan di kampus. |
Indosat tidak ingin program ini berhenti pada seremoni peluncuran saja. Strategi Digital Trainers disiapkan agar 20 orang terpilih dapat menjadi "pengali" (multiplier) yang mengedukasi komunitas sekitarnya secara mandiri. Secara nasional, platform LMS GENsi ditargetkan mampu menjangkau hingga 10.000 pembelajar dari seluruh pelosok Indonesia.
Kesuksesan GENsi di Tarakan merupakan buah dari sinergi lintas industri dan pemerintah:
Indosat Ooredoo Hutchison: Inisiator dan penyedia infrastruktur program.
Nokia: Mitra teknologi dan jaringan global.
BPPTIK Komdigi: Penyelaras program dengan agenda literasi digital nasional.
Kumpul: Pengembang desain pembelajaran dan pendampingan komunitas.
Dengan fokus pada wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kalisumapa), Indosat menegaskan bahwa masa depan ekonomi digital Indonesia bergantung pada kesiapan sumber daya manusia di wilayah-wilayah strategis ini untuk berinovasi dengan bijak dan inklusif.