Samsung One UI 8.5 Resmi Diluncurkan: Customization dan AI Call Assist Jadi Andalan Upgrade

Penulis: Edi Wahyono  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 22:37:02 WIB
Samsung One UI 8.5 hadir dengan Quick Panel yang lebih fleksibel untuk kenyamanan pengguna.

KALIMANTAN UTARA — Peluncuran One UI 8.5 bukan sekadar patch minor. Samsung telah merapikan sejumlah aspek fundamental yang sering jadi keluhan pengguna Android: lag saat navigasi antar menu, Quick Panel yang membatasi, dan fitur AI yang masih terasa asing.

Customization Quick Panel yang Akhirnya Bernafas

Salah satu perubahan paling terasa adalah fleksibilitas Quick Panel di One UI 8.5. Di versi sebelumnya, pengguna terbatas dalam menyusun toggle dan quick settings — kini Anda dapat mengatur ulang posisi, menghapus fitur yang jarang dipakai, dan menambahkan shortcut personal dengan presisi tinggi.

Ini berdampak nyata saat menggunakan smartphone dengan satu tangan, terutama di perangkat layar besar seperti Galaxy S25 Ultra. Toggle brightness, WiFi, atau Bluetooth dapat ditempatkan lebih dekat ke jari tanpa harus scroll panjang lagi.

Visual Interface yang Diperhalus, Performa Lebih Mulus

Samsung juga memperbarui animasi transisi, timing fade antar layar, dan gradient elemen UI. Perubahan ini terlihat kecil di video, tapi dirasakan langsung saat menavigasi Settings, membuka aplikasi pihak ketiga, atau berpindah workspace. Responsiveness meningkat, lag visual berkurang.

Improvement ini didukung optimasi kernel dan memory management di belakang layar. Untuk pengguna yang sering membuka 8-10 aplikasi sekaligus, transisi antar app terasa lebih instan di One UI 8.5.

Galaxy AI Call Assist: Filter Otomatis yang Praktis

Fitur baru yang paling fungsional adalah Call Assist. Dengan dukungan on-device AI, fitur ini mampu mengidentifikasi incoming call dan memutuskan apakah panggilan itu spam, spam berpotensi, atau panggilan normal — tanpa mengirim data ke server Samsung.

Bagi pengguna Indonesia yang sering menerima panggilan telemarketing atau SMS scam, ini adalah upgrade yang bernilai nyata. Pengguna dapat mengatur preferensi: auto-reject spam tertentu, silent notification, atau whitelist kontak penting.

Haruskah Langsung Update?

Jawabnya tergantung perangkat dan kebiasaan Anda. Jika mengandalkan fitur customization atau sering merasa terganggu telemarketer, upgrade langsung cukup logis. Bagi pengguna yang rileks dengan setup One UI 8.0, tidak ada urgency — update dapat ditunda beberapa minggu tanpa risiko keamanan.

Samsung berkomitmen merilis update bertahap hingga akhir bulan untuk memastikan stabilitas. Perangkat Galaxy S24, S25, dan tablet flagship adalah prioritas pertama. Pengguna dapat mengecek ketersediaan update di Settings > About Phone > Software Update.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: sammobile.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top