KALIMANTAN UTARA — Turnamen BWF Super 500 di Kuala Lumpur ini menyajikan tujuh laga yang melibatkan pemain Indonesia di hari kedua. Dari sektor ganda campuran hingga tunggal putra, persaingan mengerucut dan setiap kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga asa gelar.
Laga Anthony Sinisuka Ginting kontra Christo Popov menjadi salah satu yang paling dinanti. Keduanya memiliki rekor pertemuan yang berimbang, masing-masing meraih dua kemenangan dari empat pertemuan.
Namun, keunggulan psikologis sedikit berpihak pada Popov. Pada pertemuan terakhir di Hong Kong Open tahun lalu, pemain Prancis tersebut keluar sebagai pemenang. Ginting, yang kini berstatus non-unggulan, jelas mengincar revans di Malaysia Masters tahun ini.
Dua ganda campuran Indonesia mendapat undian berat. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus berhadapan dengan unggulan kedua asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Sementara itu, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil ditantang pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Di sektor ganda putri, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu juga tidak mendapat lawan mudah. Mereka akan berjumpa unggulan keenam asal China, Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min. Pertandingan-pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit sejak awal reli.
Selain Ginting, Indonesia masih memiliki dua wakil di nomor tunggal putra. Jonatan Christie akan berhadapan dengan Wang Po Wei dari Taiwan. Sementara itu, Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) mendapatkan lawan tangguh, Jeon Hyeok Jin asal Korea Selatan.
Jonatan diunggulkan dalam pertandingannya, namun waspada terhadap kejutan dari pemain non-unggulan. Ubed, di sisi lain, butuh performa terbaiknya untuk melewati hadangan wakil Korea yang terkenal dengan pertahanan solid.
Seluruh pertandingan akan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Berikut jadwal lengkap tujuh wakil Indonesia yang tersebar di tiga lapangan:
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti juga akan berjuang di ganda campuran melawan wakil Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai. Laga ini menjadi salah satu harapan Indonesia untuk menambah wakil di babak selanjutnya.