KALIMANTAN UTARA — PT Honda Prospect Motor belum mengonfirmasi kapan City facelift ini akan masuk Indonesia. Namun perubahan drastis di Thailand ini jadi sinyal kuat arah elektrifikasi Honda di segmen entry-level. Dari enam varian yang ditawarkan, hanya varian S yang masih mempertahankan mesin turbo 1.000 cc VTEC tiga silinder bertenaga 120 hp.
Empat varian lainnya—V, SV, dan RS—sekarang eksklusif menggunakan sistem hybrid e:HEV. Mesin bensin 1.500 cc aspirasi natural dipadu motor listrik menghasilkan tenaga kombinasi 125 hp. Konsumsi BBM hybrid ini diprediksi lebih unggul dari varian turbo yang hanya mengandalkan CVT standar.
Secara eksterior, City facelift mendapat desain depan baru dengan LED yang lebih tajam dan grille honeycomb yang lebih ramping. RS trim tetap jadi varian tertinggi dengan lencana merah dan body kit bawah yang berbeda. Bagian belakang mendapat lampu LED dengan lensa bening di latar abu-abu gelap.
Velg baru dan dua warna anyar—Belzing Red serta Urban Grey pearl—hanya tersedia untuk RS. Model Drival Edition dengan body kit agresif tampaknya tidak dilanjutkan di facelift ini.
Di kabin, perubahan terbesar ada pada layar infotainment 10 inci yang kini menjadi standar di varian atas. Varian entry-level mendapat head unit lebih kecil namun terintegrasi lebih rapi. Fitur anyar lain meliputi lampu ambient, kamera 360 derajat, pengisi daya nirkabel, dan kaca spion tengah auto-dimming.
Pembeli City sedan juga bisa memilih interior abu-abu platinum baru yang hanya tersedia dengan eksterior Meteoroid Gray Metallic atau Crystal Black Pearl.
Honda Thailand sudah membuka aplikasi minat untuk City facelift. Pemesanan resmi mulai 1 Juli, dengan pengiriman pertama dijadwalkan akhir Agustus. Harga resmi belum diumumkan, namun diperkirakan masih di kisaran 599.000–829.000 baht (Rp 275–380 juta).
Perubahan lini mesin ini membuat City hybrid di Thailand jadi lebih terjangkau dibanding kompetitor seperti Toyota Yaris Ativ Hybrid yang banderolnya lebih tinggi. Pertanyaannya, akankah Honda Indonesia mengikuti langkah serupa? Atau pasar lokal tetap dapat varian turbo yang lebih murah?