NUNUKAN — Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara 2026 resmi berakhir pada Minggu (5/7) setelah berlangsung selama empat hari di Kabupaten Nunukan. Ajang dua tahunan ini mempertemukan wartawan dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltara dalam sembilan cabang olahraga.
Ketua Panitia Besar Porwada II Kaltara 2026, Eliazar Simon, menyebut penyelenggaraan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, aparat keamanan, hingga relawan.
PWI Kota Tarakan kembali menunjukkan dominasi. Dengan koleksi 33 medali, mereka sukses mempertahankan gelar juara umum untuk kedua kalinya secara beruntun sejak Porwada I. Capaian ini sekaligus menegaskan konsistensi pembinaan olahraga di kalangan wartawan Tarakan.
Tuan rumah PWI Kabupaten Nunukan tampil impresif di hadapan pendukung sendiri. Mereka mengamankan posisi runner-up dengan raihan 7 emas, 8 perak, dan 8 perunggu, total 23 medali. Sementara PWI Kabupaten Bulungan melengkapi tiga besar dengan 22 medali (2 emas, 6 perak, 14 perunggu).
Di luar persaingan papan skor, Porwada II menjadi ajang mempererat solidaritas wartawan. Eliazar Simon menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan semata-mata prestasi olahraga.
“Juara memang penting, tetapi yang jauh lebih bernilai adalah persatuan yang semakin kuat di antara insan pers. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terpelihara dan menjadi energi positif untuk memajukan dunia jurnalistik di Kaltara,” ujar Eliazar dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (6/7).
Porwada II mempertandingkan sembilan cabang: futsal, bulu tangkis, tenis meja, catur, biliar, domino, atletik, esport, dan karya jurnalistik. Cabang terakhir menjadi ajang adu kreativitas wartawan dalam menghasilkan konten berkualitas.
Eliazar menambahkan, Porwada juga menjadi sarana menjaga kebugaran fisik wartawan di tengah padatnya jadwal peliputan. “Kegiatan ini mendorong lahirnya karya jurnalistik yang profesional dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Keberhasilan penyelenggaraan di Nunukan diharapkan menjadi bekal bagi PWI Kalimantan Utara dalam mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas). Sinergi yang terbangun selama empat hari diyakini akan memperkuat kontingen Kaltara di tingkat nasional.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar PWI se-Kaltara yang telah menjadi bagian dari sejarah sukses Porwada II Kaltara 2026,” pungkas Eliazar.