KALIMANTAN UTARA — PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Momen pencatatan saham perdana perusahaan yang didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini dihadiri oleh deretan pengusaha papan atas, menandai tingginya minat investor institusi terhadap saham sektor hiburan dan media.
Dalam seremoni pencatatan saham di BEI, sejumlah figur bisnis ternama terlihat hadir. Mereka antara lain pengusaha batu bara asal Kalimantan Selatan, Haji Isam, serta konglomerat muda Boy Thohir. Kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai pemegang saham yang telah mengunci posisi di tahap penawaran umum perdana.
“Ini menunjukkan kepercayaan dunia usaha terhadap prospek industri hiburan Tanah Air,” ujar salah satu perwakilan manajemen RANS dalam sambutannya di gedung BEI.
Masuknya investor sekelas Haji Isam dan Boy Thohir ke dalam struktur pemegang saham RANS menjadi sinyal positif bagi pasar. Sektor hiburan dan konten kreatif di Indonesia dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang masih besar, seiring dengan meningkatnya konsumsi digital masyarakat.
Para analis melihat langkah ini sebagai strategi diversifikasi portofolio bagi para konglomerat yang selama ini identik dengan sektor sumber daya alam atau properti. Investasi di RANS dinilai sebagai taruhan jangka panjang pada ekonomi kreatif yang terus berkembang.
Dengan dukungan modal dari para investor ternama, RANS diyakini memiliki likuiditas yang kuat untuk ekspansi bisnis. Perusahaan berencana mengembangkan lini bisnis di luar manajemen artis, seperti produksi film, platform digital, hingga lisensi merek.
Pencatatan saham RANS menjadi salah satu IPO yang paling menyedot perhatian publik tahun ini, tidak hanya karena figur publik di baliknya, tetapi juga karena komposisi investor yang solid. Pergerakan harga saham RANS ke depan akan menjadi indikator kepercayaan pasar terhadap sektor ini.