BI Kaltara Mulai QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 dari Malinau, Targetkan 3 Fokus Utama Digitalisasi UMKM

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 21:56:01 WIB
Bank Indonesia memulai program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 dari Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

MALINAU — Bank Indonesia memilih Kabupaten Malinau sebagai titik start pergerakan tim QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 di Kalimantan Utara. Rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tana Tidung (KTT) dan finis di Kota Tarakan pada Jumat (24/7/2026).

Kepala KPwBI Kaltara, Agus Taufik, mengatakan kegiatan ini punya tiga sasaran utama yang saling terkait. Pertama, akseptasi digital — mendorong UMKM kuliner dan masyarakat beralih ke transaksi nontunai melalui QRIS dan BI-FAST. Kedua, literasi agar pemahaman warga tentang ekosistem pembayaran digital semakin dalam. Ketiga, edukasi keamanan data pribadi.

Literasi Digital dan Keamanan Data Jadi Perhatian

Agus menekankan bahwa kemudahan bertransaksi digital harus dibarengi dengan kewaspadaan. "Di samping ada kemudahan, tapi ada aspek-aspek kehati-hatian yang perlu diperhatikan oleh masyarakat sebagai pengguna layanan sistem pembayaran tersebut," ujarnya usai acara pelepasan di Malinau.

Bank Indonesia menggandeng influencer lokal dan fasilitator daerah untuk mendampingi proses edukasi di lapangan. Strategi ini dipilih agar pesan literasi lebih mudah diterima oleh komunitas UMKM di setiap wilayah yang disambangi.

Jadwal Jelajah: Malinau, Tana Tidung, Tarakan

Rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari. Setelah Malinau, tim bergerak ke Tana Tidung dan dijadwalkan tiba di Tarakan pada hari Jumat. Setiap titik akan menjadi lokasi sosialisasi dan pendampingan teknis penggunaan QRIS bagi pedagang kuliner.

Agus Taufik berharap sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah bisa mempercepat adopsi sistem pembayaran digital di Kalimantan Utara. “Mudah-mudahan ke depan keterlibatan masyarakat semakin banyak. Kami dengan pemerintah daerah akan terus melakukan berbagai program yang kira-kira berdampak banyak memberikan peningkatan akseptasi digital kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dampak bagi UMKM Kaltara

QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 menjadi ajang bagi pelaku UMKM untuk merasakan langsung efisiensi transaksi digital. Dengan pendampingan dari fasilitator daerah, para pedagang tidak hanya diajari cara menggunakan QRIS, tetapi juga bagaimana melindungi data pribadi saat bertransaksi.

Program ini merupakan agenda tahunan Bank Indonesia yang rutin digelar di berbagai wilayah. Untuk tahun ini, Kalimantan Utara memulai pergerakan dari Malinau sebagai titik awal sebelum menjangkau daerah-daerah lain di provinsi tersebut.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top