JAKARTA - Transformasi digital di industri perbankan membuat kebutuhan terhadap tenaga ahli keamanan siber semakin penting. Merespons kebutuhan tersebut, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membuka lowongan kerja 2026 di bidang keamanan siber.
Nasabah kini dapat melakukan berbagai transaksi melalui layanan digital tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.
Di sisi lain, peningkatan aktivitas digital ini juga menghadirkan berbagai risiko keamanan, sehingga bank membutuhkan tenaga profesional yang mampu menjaga sistem dari potensi serangan serta mengidentifikasi kerentanan sebelum dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kebutuhan tenaga keamanan siber juga terlihat dari banyaknya lowongan bidang IT security yang tersedia di sektor BUMN dan perbankan belakangan ini.
BTN menjadi salah satu bank BUMN yang membuka kesempatan tersebut melalui posisi Cloud Security serta Threat & Vulnerability Management.
Posisi ini berkaitan dengan pengamanan infrastruktur teknologi berbasis cloud serta pengelolaan ancaman dan kerentanan sistem, mencakup pemantauan keamanan, identifikasi ancaman, analisis kerentanan, hingga mitigasi risiko.
Pelamar dapat membuka portal karier resmi BTN di btn.id/btnrecruitment, mencari lowongan bidang Cloud Security & Threat Vulnerability Management, lalu melengkapi CV dan dokumen pendukung sebelum batas pendaftaran 31 Agustus 2026.
Tren peningkatan kebutuhan tenaga keamanan siber di sektor perbankan membuka peluang karier yang semakin luas, salah satunya melalui lowongan kerja BTN 2026 ini.
Karena transformasi digital membuat bank semakin bergantung pada teknologi, sehingga risiko keamanan siber juga meningkat.
Kebutuhan tenaga keamanan siber juga terlihat dari banyaknya lowongan IT security di sektor BUMN dan perbankan lain.
BTN membuka posisi Cloud Security serta Threat & Vulnerability Management.
Pelamar dapat mendaftar melalui portal btn.id/btnrecruitment sebelum batas waktu 31 Agustus 2026.