Syaharani Soroti Hubungan Junior-Senior di AMI Awards 2026

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Rabu, 23 September 2026 | 15:36:31 WIB
Perwakilan tim sidang kategorisasi AMI, Syaharani, berbicara dalam konferensi pers Nominasi AMI Awards 2026 di Jakarta, Senin (21/9/2026).

KALIMANTAN UTARA — Konferensi pers Nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 digelar di Jakarta pada Senin (21/9/2026), menghadirkan talkshow bersama jajaran pengurus dan perwakilan tim sidang kategorisasi. Perwakilan tim sidang kategorisasi AMI, Syaharani, menyoroti bagaimana musisi junior dan senior saling memengaruhi dalam proses penciptaan karya. Ia menilai ikatan antargenerasi itu menjadi salah satu jalan memproses karya musik Tanah Air.

Syaharani menyampaikan pandangannya saat sesi bincang-bincang membahas keterkaitan perkembangan generasi baru musisi Indonesia dengan proses pembahasan dan kategorisasi AMI Awards. Menurutnya, setiap karya musik membawa dampak bagi lingkungan sekitarnya, terlepas dari siapa yang menciptakannya.

Ia menegaskan bahwa musisi baru dan senior sama-sama menyumbang hal-hal baru dalam industri. Keduanya saling memengaruhi dan menginspirasi satu sama lain.

Pandangan Syaharani soal Junior dan Senior

"Setiap karya pasti memberikan impact dan saya rasa karya yang kuat itu pasti memberikan impact untuk sekitarnya," ucap Syaharani dalam konferensi pers tersebut.

Ia menambahkan bahwa arus inspirasi antar generasi berjalan dua arah. "Ini adalah sesuatu yang menandakan bahwa banyak sekali hal-hal baru dari teman-teman muda dan juga banyak sekali hal-hal baru dari para senior, yang saling mempengaruhi, saling menginspirasi. Ini adalah salah satu jalan untuk memproses sebuah karya," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Syaharani menegaskan kedudukan musisi junior dan senior berada pada posisi yang sejajar dalam konteks kesenian. Menurutnya, tidak ada arah yang lebih dominan ketika membahas siapa menginspirasi siapa.

"Jadi apakah itu dari yang senior menginspirasi yang lebih muda atau yang lebih muda menginspirasi yang senior itu berlaku sejajar saja kalau di dalam kesenian," tuturnya.

Ikatan Antargenerasi Dinilai Menguat

Syaharani menilai fenomena saling menginspirasi ini sebagai hal positif untuk pelestarian musik Tanah Air. Ia menyebut hubungan antargenerasi musisi kian erat dari waktu ke waktu.

"Jadi itu adalah hukum yang memang sudah begitu berjalannya dan ini seru banget, karena semakin lama ini bonding. Jadi antara berbagai generasi itu akan ada ikatan-ikatan yang bagus banget dan melahirkan sesuatu yang baru terus-menerus," kata Syaharani.

Peran AMI Awards sebagai Wadah Apresiasi

Syaharani juga menjelaskan tugas AMI Awards sebagai wadah apresiasi musik Tanah Air yang inklusif. Ia menyoroti cakupan kategori yang tidak hanya menyentuh musik, tetapi juga bidang di sekitarnya.

"Yang paling penting adalah saat ini memang AMI Awards menjadi awarding untuk musik dan sekitarnya yaitu ada produksi video, produksi suara dan vokal juga yang benar-benar menurut saya lengkap. Karena dari etno sampai modern semuanya ada direngkuh semuanya," ucapnya.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Candra Darusman selaku Ketua Umum AMI, Irini Dewi Wanti dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Arham Ali dari tim sidang kategorisasi AMI, serta sejumlah perwakilan artis nomine. Kehadiran lintas pihak ini menegaskan posisi AMI Awards sebagai ajang yang melibatkan musisi, pelaku produksi, dan pemangku kebijakan dalam satu ekosistem.

Bagi industri musik Indonesia, pernyataan Syaharani menyoroti satu hal yang jarang dibahas terbuka: proses kategorisasi AMI Awards tidak berdiri sendiri, melainkan menyerap dinamika karya yang terus bergerak antar generasi.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top