TARAKAN — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar PASS Kota Tarakan menjadi ajang berkumpulnya para anggotanya yang sebagian besar telah memasuki usia lanjut. Acara berlangsung di Mitra Coffee Gita Jalatama Tarakan, dihadiri sejumlah anggota dan tamu undangan.
Kehadiran Supa'ad Hadianto dalam kegiatan itu disebutnya sebagai bentuk penghormatan kepada para anggota PASS. Politikus asal Kalimantan Utara itu mengaku selalu berupaya memenuhi setiap undangan dari kelompok tersebut.
Menurut Supa'ad, kekompakan yang ditunjukkan anggota PASS menjadi modal berharga untuk menjaga hubungan antaranggotanya. Ia menilai kegiatan kebersamaan tidak harus selalu digelar dalam skala besar.
Yang lebih penting, kata dia, adalah kemauan untuk terus berkumpul, menjaga komunikasi, serta mempererat tali silaturahmi di antara sesama anggota.
"Walaupun anggotanya sudah banyak yang lansia, tetapi semangat dan kekompakannya luar biasa," ujar Supa'ad dalam sambutannya.
Ia juga mengajak seluruh anggota PASS menjadikan momen Maulid Nabi sebagai kesempatan meneladani kehidupan Rasulullah SAW. Harapannya, kebersamaan yang selama ini terbangun terus diwujudkan melalui kepedulian dan sikap saling menguatkan.
"Yang paling penting adalah silaturahmi. Jangan pernah kendor untuk berbuat kebaikan dan kemanusiaan," katanya.
Pj PASS Tarakan, Boby Zainuddin, menyampaikan bahwa peringatan Maulid kali ini merupakan hasil prakarsa bersama seluruh panitia dan anggota. Pendanaan kegiatan, menurutnya, juga bersumber dari dukungan para anggota PASS.
"Kegiatan ini merupakan hasil dari kebersamaan kita semua. Terima kasih kepada seluruh panitia dan anggota PASS yang sudah memberikan dukungan," kata Boby.
Persiapan acara dilakukan sejak awal bulan, mulai dari pembahasan teknis hingga kerja bakti menjelang pelaksanaan. Boby mengapresiasi seluruh panitia yang terlibat, baik dalam dukungan moril maupun materil.
"Terima kasih kepada seluruh panitia dan anggota PASS yang sudah memberikan dukungan, baik moril maupun materil. Semoga segala kebaikan yang diberikan mendapat balasan pahala dari Allah SWT," ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung, baik dalam penyediaan sarana dan prasarana maupun pelayanan kepada tamu undangan.
Setelah sambutan dan pesan kebersamaan, rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Arman. Kegiatan itu menjadi penutup sekaligus pengingat bagi para anggota PASS untuk terus menjaga semangat kepedulian dan silaturahmi.
Melalui peringatan Maulid ini, PASS Tarakan tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperkuat kembali semangat kebersamaan di antara para anggotanya yang mayoritas telah berusia lanjut.