TANA TIDUNG — Proses penggalian berlangsung secara bertahap dengan memperhatikan ukuran, kedalaman galian, serta kondisi tanah di sekitar lokasi. Personel yang terlibat juga membersihkan area kerja dan menata material guna mendukung kelancaran tahapan pembangunan berikutnya.
Area yang telah dipersiapkan selanjutnya akan digunakan untuk pemasangan tiang penyangga dan komponen sling jembatan. Tahapan ini menandai masuknya proyek ke fase konstruksi lanjutan setelah pekerjaan pondasi awal rampung.
Tiang sling berfungsi sebagai salah satu komponen penyangga utama konstruksi jembatan. Kekuatan dan ketepatan pemasangan tiang ini menentukan stabilitas bentang jembatan yang akan melintasi wilayah Desa Buong Baru dan sekitarnya.
Penggalian yang dilakukan di sisi seberang jembatan menjadi penentu posisi dudukan tiang. Ukuran dan kedalaman galian disesuaikan dengan spesifikasi teknis agar tiang sling dapat menopang beban konstruksi secara aman.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya membuka akses masyarakat di Desa Buong Baru dan wilayah sekitarnya. Keberadaan jembatan diharapkan mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Akses pendidikan menjadi salah satu manfaat yang diharapkan, terutama bagi anak-anak di Desa Buong Baru yang membutuhkan jalur menuju sekolah. Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala tersendiri bagi warga yang hendak beraktivitas di luar desa.
Setelah seluruh proses penggalian rampung, area kerja akan digunakan untuk pemasangan tiang penyangga dan komponen sling. Pekerjaan konstruksi jembatan pun berlanjut ke tahap berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan di lapangan.
Jembatan yang rampung nantinya diharapkan memberikan akses lebih aman dan memudahkan aktivitas masyarakat Desa Buong Baru. Proyek ini dikerjakan dengan melibatkan personel Kodim 0914/Tana Tidung bersama pihak terkait di wilayah Kecamatan Betayau.