KALIMANTAN UTARA — Bek Cardiff City Krystian Bielik dijatuhi sanksi larangan bermain dua pertandingan dan denda £10.000 oleh FA setelah terlibat insiden fisik dengan seorang suporter Portsmouth. Insiden tersebut terjadi pada laga Championship di Cardiff bulan lalu, ketika Bielik kehilangan emosi saat hendak mengambil bola yang sengaja dibuang penonton.
Hukuman untuk bek asal Polandia itu diumumkan FA melalui pernyataan resmi pada Selasa sore waktu setempat. Bielik dinyatakan bersalah atas tuduhan misconduct karena dianggap berperilaku tidak pantas, dan ia telah mengakui perbuatannya. Sanksi dijatuhkan oleh komisi regulasi independen setelah melalui proses sidang.
Bielik kini harus menjalani larangan tampil di dua pertandingan di semua kompetisi, plus membayar denda total £10.000. Alasan tertulis di balik keputusan tersebut akan dipublikasikan sesuai prosedur standar.
Keributan berawal saat bola keluar lapangan pada sekitar menit ke-71 dalam laga Cardiff City melawan Portsmouth, Sabtu (5/9). Bielik bergegas ke papan iklan di pinggir lapangan untuk mengambil bola dan mempercepat permainan.
Seorang suporter Portsmouth yang duduk di baris depan sengaja melempar bola menjauh untuk mengulur waktu. Bielik merespons dengan membungkuk melewati papan iklan dan terlihat mencekik leher penonton tersebut.
Suporter itu membalas dengan menampar wajah bek berusia 28 tahun tersebut. Steward, rekan setim, dan ofisial pertandingan langsung turun tangan untuk menghentikan bentrokan. Laga sempat dihentikan sementara akibat kejadian itu.
FA meninjau rekaman video insiden tersebut secara menyeluruh sebelum menjatuhkan sanksi. Dalam pernyataannya, FA menegaskan Bielik terbukti bertindak dengan cara yang tidak pantas terhadap penonton.
Komisi regulasi independen yang menangani sidang memutuskan hukuman larangan bermain dan denda. Cardiff City belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan ini.
Insiden ini menjadi pengingat keras soal batas antara pemain dan suporter di lapangan. Bielik harus absen di dua laga berikutnya, sementara Cardiff City kehilangan salah satu bek andalannya di periode krusial Championship.