BULUNGAN — Turnamen Biliar Bupati Cup 2026 dibuka langsung Bupati Bulungan Syarwani. Peserta datang dari lima kabupaten/kota di Kalimantan Utara, menjadikan ajang ini sebagai pertemuan atlet biliar lintas daerah sebelum Porprov Kaltara bergulir di Malinau.
Pembukaan berlangsung di Bulungan, Jumat (9/10/2026). Selain menjadi kompetisi, turnamen ini dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Bulungan dan Hari Jadi ke-236 Kota Tanjung Selor.
Syarwani menyebut turnamen ini punya fungsi lebih dari sekadar memperebutkan gelar juara. Menurutnya, pertandingan menjadi ruang mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat persaudaraan di antara para atlet biliar se-Kaltara.
Ia mengapresiasi inisiatif Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bulungan yang menyelenggarakan turnamen tersebut. Kompetisi seperti ini dinilai berperan penting mendorong pembinaan dan melahirkan atlet biliar potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
"Saya berharap penyelenggaraan kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan sukses. Turnamen ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi, semangat kebersamaan, dan persatuan kita sebagai masyarakat Kalimantan Utara, khususnya para pecinta olahraga biliar," ujarnya.
Syarwani menilai pelaksanaan Bupati Cup 2026 tepat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov Kaltara di Kabupaten Malinau. Lewat pertandingan ini, para atlet diharapkan meningkatkan kemampuan, mematangkan strategi, serta membangun kepercayaan diri sebelum turun di kompetisi tingkat provinsi.
Khusus untuk atlet Bulungan, ia optimistis persiapan yang dilakukan selama ini mampu menjadi modal bersaing. Pembinaan jangka panjang dan keterlibatan pelatih disebut sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas serta kemampuan atlet.
Ia berharap upaya tersebut terus diperkuat POBSI bersama KONI dan seluruh pihak terkait agar pembinaan olahraga biliar di Kaltara berjalan berkesinambungan.
"Ini merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para atlet biliar, khususnya di Kabupaten Bulungan. Mudah-mudahan melalui pembinaan yang maksimal, kita bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama Kalimantan Utara," katanya.
Syarwani mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia berharap turnamen ini sukses dan semakin memotivasi atlet mengembangkan olahraga biliar di Kaltara.