KALIMANTAN UTARA — Google resmi mengubah pengalaman aplikasi Gemini bagi pengguna gratis dengan mengganti pilihan model manual menjadi mode Auto yang memilih model paling sesuai per permintaan. Selain itu, seluruh pengguna kini mendapat akses ke level "effort" atau tingkat berpikir yang menggantikan opsi Extended sebelumnya. Perubahan ini mulai bergulir ke sebagian besar akun gratis pada malam peluncurannya.
Pengguna Gemini tanpa paket berbayar tidak lagi bisa berpindah model secara manual. Satu-satunya pilihan yang tersedia di menu picker kini adalah "Auto" dengan label "Gemini 3 models." Sebelumnya, dokumentasi dukungan Google menyebut opsi ini sebagai (3.5) Flash-Lite.
Mekanisme pemilihan model otomatis ini bekerja dengan mengarahkan setiap permintaan ke model Gemini yang paling cocok. Google menjelaskan bahwa sebagian besar permintaan akan diarahkan ke Flash-Lite, model tercepat mereka, sementara permintaan yang butuh penalaran lebih dalam bisa dialihkan ke Flash atau Pro.
Jika fitur pemilihan model pintar dimatikan, percakapan pengguna tanpa paket AI akan memakai Flash-Lite untuk semua respons. Artinya, pengguna kehilangan kendali langsung atas model yang menangani pertanyaan mereka, tetapi mendapat kemudahan karena tidak perlu menebak model mana yang tepat.
Perubahan ini diumumkan Google pekan lalu dan langsung digulirkan secara bertahap. Pemantauan menunjukkan pembaruan sudah aktif di sebagian besar akun gratis pada malam peluncurannya, menandakan Google bergerak cepat mengeksekusi kebijakan baru ini.
Google juga menghadirkan "effort levels" yang menggantikan opsi "Extended" lama. Ada tiga pilihan yang sejalan dengan "thinking levels" di Google AI Studio dan Antigravity, masing-masing menawarkan kedalaman respons berbeda sesuai kebutuhan pengguna.
Level effort baru ini tersedia untuk semua pelanggan berbayar dan sedang dalam proses peluncuran bertahap. Pengguna gratis kemungkinan juga akan merasakan akses serupa seiring perluasan fitur.
Bagi pengguna Indonesia yang memakai Gemini versi gratis, perubahan ini berarti antarmuka jadi lebih sederhana tetapi kurang fleksibel. Pengguna yang terbiasa memilih model tertentu untuk tugas coding atau analisis panjang perlu menyesuaikan diri dengan sistem otomatis.
Kabar lain menyebut pengguna Google AI Plus akan segera dibatasi hanya ke Flash-Lite dan (3.8) Flash. Pembatasan ini menunjukkan Google mulai menata ulang hierarki akses model berdasarkan tingkatan langganan.
Sebelumnya, pengguna bebas memilih model sesuai preferensi, termasuk opsi Extended untuk jawaban lebih panjang. Kini, sistem Auto yang menentukan, dengan Flash-Lite sebagai tulang punggung untuk mayoritas permintaan.
Perubahan ini menegaskan arah Google yang ingin menyederhanakan pengalaman Gemini sekaligus mendorong efisiensi komputasi. Pengguna yang butuh kontrol penuh atas model dan kedalaman berpikir tetap harus berlangganan paket berbayar.
Bagi pengguna kasual yang sekadar butuh jawaban cepat, mode Auto justru mengurangi kerumitan. Namun bagi power user yang gemar menyetel model tertentu, transisi ini terasa seperti pengurangan kendali yang perlu diimbangi dengan langganan berbayar.