Pertamina Grand Prix 2026 di Mandalika Serap Tenaga Kerja Lokal, Marshal hingga Terapis Rasakan Tambahan Pendapatan

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:16:01 WIB
Warga Lombok Tengah terlibat sebagai marshal dalam Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.

LOMBOK TENGAH — Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya soal dukungan energi untuk ajang balap motor internasional. Pertamina Patra Niaga menyatakan gelaran tersebut turut membuka peluang kerja, pelatihan, dan pendapatan tambahan bagi warga di sekitar Sirkuit Mandalika.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa keterlibatan warga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat ekonomi dari perhelatan tersebut.

"Tidak hanya memastikan dukungan energi bagi ajang balap motor kelas dunia, Pertamina Patra Niaga juga mendorong keterlibatan tenaga kerja lokal, peningkatan keterampilan, serta pemberdayaan mitra binaan untuk menciptakan multiplier effect bagi masyarakat di Lombok dan sekitarnya," ucap Kitty dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Warga Lombok Tengah Jadi Marshal di Lintasan MotoGP

Julian Hariadi, warga Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu warga yang merasakan langsung manfaat ajang tersebut. Ia bertugas sebagai marshal di Pertamina Mandalika International Circuit.

Pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Julian untuk pertama kalinya bertugas sebagai marshal dalam ajang MotoGP. Sebelumnya, ia sempat terlibat dalam berbagai kegiatan balap lainnya.

Tugasnya membantu mengevakuasi motor pembalap yang mengalami insiden di lintasan menuju jalur servis. Bagi Julian, keterlibatan itu bukan sekadar kesempatan bekerja, tetapi juga kebanggaan karena bisa berkontribusi di daerah kelahirannya sendiri.

"Senang bisa ikut menyukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Lombok, daerah kelahiran saya sendiri. Saya mendapatkan pengalaman baru, bertemu banyak teman, dan bisa bekerja langsung di sirkuit. Harapannya, kegiatan seperti ini terus ada agar masyarakat lokal bisa ikut berkontribusi," ujar Julian.

Terapis Mitra Binaan MESPA Dilatih Layani Pengunjung Mancanegara

Manfaat ekonomi juga dirasakan Nadia, terapis asal Lombok Tengah yang terlibat melalui mitra binaan MESPA di booth UMKM Pertamina. Untuk meningkatkan kesiapan dan kualitas layanan, Pertamina Patra Niaga memberikan pelatihan bagi para terapis agar mampu memberikan pelayanan profesional selama kegiatan berlangsung.

Keterlibatan dalam Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memberi Nadia kesempatan melayani pelanggan dari berbagai daerah, termasuk mancanegara. Selain pengalaman baru, aktivitas tersebut memberinya tambahan pendapatan harian sekaligus memperluas peluang bagi tenaga jasa lokal untuk berkembang.

"Saya senang sebagai warga lokal bisa ikut dalam acara ini, mendapatkan pengalaman baru, dan memperoleh pendapatan harian. Terima kasih kepada Pertamina atas kesempatan ini," ungkap Nadia.

Manfaat Ekonomi Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Ajang

Kitty Andhora menegaskan bahwa keberhasilan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya dilihat dari kelancaran dukungan energi, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

"Melalui pelibatan tenaga kerja lokal, pelatihan terapis, dan pemberdayaan mitra binaan, kami ingin memastikan ajang ini membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat di sekitar Mandalika," katanya.

Pelibatan warga dalam berbagai aktivitas pendukung penyelenggaraan disebut membuka kesempatan memperoleh pengalaman kerja, memperluas jejaring, serta mendapatkan tambahan pendapatan melalui layanan dan usaha yang melayani pengunjung.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: kaltara.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top