KALIMANTAN UTARA — Madura United bersiap menjalani dua laga kandang beruntun di Super League 2026/2027 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persib Bandung. Dua pertandingan itu akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada 16 dan 22 Oktober 2026.
Pelatih Jose Gomes langsung membenahi skuadnya usai tren kemenangan Madura United dipatahkan Persik Kediri. Kekalahan 0-2 di Stadion Brawijaya, Jumat (9/10), menjadi bahan evaluasi utama sebelum dua laga kandang beruntun bergulir.
Gomes menyoroti sejumlah aspek yang dinilai perlu diperbaiki, terutama transisi permainan, ketajaman serangan, dan kedisiplinan pertahanan. Menurutnya, kekalahan dari Persik harus jadi pelajaran penting bagi tim.
"Kami sudah mengevaluasi pertandingan melawan Persik Kediri. Kekalahan itu menjadi pelajaran penting bagi tim untuk memperbaiki banyak hal. Kami harus lebih baik dalam transisi, baik saat bertahan maupun menyerang," kata Gomes.
Dari empat pertandingan, Madura United mengoleksi sembilan poin lewat tiga kemenangan dan satu kekalahan. Hasil itu menempatkan Laskar Sape Kerrab di posisi keempat klasemen sementara.
Posisi tersebut belum aman. Persib Bandung berada di peringkat kedelapan dengan tujuh poin, hanya terpaut dua angka dari Madura United. Bhayangkara FC menempati urutan ke-10 dengan enam poin.
Bhayangkara FC dan Persib Bandung sama-sama datang dengan modal hasil imbang 2-2 pada pertandingan sebelumnya. Bhayangkara menahan imbang Arema FC, sementara Persib bangkit untuk menyamakan kedudukan melawan Dewa United yang sempat unggul.
Modal tersebut membuat kedua lawan tetap berbahaya, terutama Persib yang hanya terpaut dua poin dari Madura United. Bhayangkara juga bukan lawan mudah meski berada di papan tengah.
Dua laga kandang beruntun ini menjadi ujian bagi Madura United untuk menjaga posisi di papan atas sekaligus membuktikan kesiapan skuad arahan Jose Gomes setelah kekalahan dari Persik Kediri.