BWS Kalimantan V Atur Pengambilan Air Baku dari 4 Tampungan di Tarakan, Ini Batasannya

Penulis: Edi Wahyono  •  Minggu, 08 November 2026 | 05:15:31 WIB
BWS Kalimantan V bersama PDAM Tarakan menyepakati batas pengambilan air baku dari empat tampungan di Tarakan.

TARAKAN — Ketersediaan air baku di Kota Tarakan tidak hanya bergantung pada kapasitas tampungan yang sudah dibangun. Cara pengambilan air dari tiap tampungan juga menentukan apakah sumber daya itu bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Karena itu, BWS Kalimantan V terus berkoordinasi dengan PDAM Tarakan. Standar operasional prosedur (SOP) sudah disampaikan, termasuk batas pengambilan air dari masing-masing tampungan.

Empat Tampungan Andalan Air Baku Tarakan

Mustafa menyebut ada empat tampungan yang menjadi bagian dari penyediaan air baku di Tarakan, yakni Embung Indulung, Rawasari, Bengawan, dan Bendungan Binalatung. Keempatnya berperan menopang kebutuhan air warga kota.

Setiap tampungan punya batas pengambilan yang harus dipatuhi. Penetapan batas itu mempertimbangkan kapasitas tampungan dan kondisi ketersediaan air.

Mengapa Batas Pengambilan Air Penting

Aturan pengambilan bukan sekadar soal pemanfaatan air. BWS ingin memastikan bangunan penampung tidak rusak akibat pengambilan yang melampaui kapasitas.

“Seluruh batas pengambilan air kami sampaikan, sehingga tetap ada distribusi air dan keamanan bangunan juga terjaga,” kata Mustafa.

Dengan begitu, distribusi air tetap berjalan sementara fungsi bangunan tetap aman. Dua kepentingan itu dijaga bersamaan.

Koordinasi BWS dan PDAM Tarakan

Mustafa menilai koordinasi dengan PDAM Tarakan berjalan baik selama ini. Pembagian tugas dan kewenangan masing-masing instansi dipahami bersama.

“Koordinasi kami cukup bagus, saling memahami. Kalau tidak saling memahami, tidak bisa berjalan dengan baik. Kami saling mendukung, jadi timbal baliknya sama,” ujarnya.

Pembagian peran itu penting agar pemanfaatan air baku tidak berjalan sendiri-sendiri. Kebutuhan air masyarakat tetap bisa dipenuhi tanpa mengabaikan ketentuan teknis.

Bagi warga Tarakan, pengaturan ini menentukan kestabilan pasokan air sehari-hari. Selama batas pengambilan dipatuhi, keempat tampungan bisa terus menjadi andalan sumber air baku kota.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: headlineku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top