Kegiatan yang dilakukan setiap hari Selasa ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI, singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sejak April 2026 lalu sebagai langkah konkret memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Hairul menegaskan bahwa gerakan ini lebih dari sekadar kegiatan fisik membersihkan area kantor. Menurutnya, ada misi jangka panjang yang ingin dicapai, yaitu menanamkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan di tengah masyarakat.
"Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, kami ingin menanamkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan, dimulai dari lingkungan kerja pemerintah terlebih dahulu," ujar Hairul dalam keterangannya.
Ia menambahkan, lingkungan yang bersih dan tertata akan menciptakan suasana kerja yang sehat. Pada akhirnya, hal itu diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan pelayanan kepada masyarakat yang datang ke kantor pemerintahan.
Dalam aksi gotong royong tersebut, kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan area kantor, penataan fasilitas lingkungan, hingga perawatan kawasan sekitar. Tujuannya agar area perkantoran tetap aman dan nyaman bagi semua pihak.
Hairul menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan bukan hanya dibebankan kepada petugas kebersihan. Semua pegawai di lingkungan Pemprov Kaltara diharapkan ikut ambil bagian.
"Ini bentuk komitmen bersama. Jadi bukan hanya tugas petugas kebersihan, tetapi seluruh pegawai ikut terlibat menjaga lingkungan tetap resik dan indah," katanya.
Pihak DLH Kaltara berharap gerakan ini bisa berjalan secara konsisten. Jika terbukti berhasil di lingkungan pemerintahan, program ini diharapkan bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat luas dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.
Dengan adanya gerakan ini, Pemprov Kaltara ingin membuktikan bahwa budaya hidup bersih bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti gotong royong rutin setiap pekan.