Inter Milan Tolak Tawaran Harry Maguire, Lebih Pilih Bek Udinese Oumar Solet

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 02:20:01 WIB
Inter Milan memilih Oumar Solet sebagai target utama bek tengah menggantikan Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij.

KALIMANTAN UTARA — Kabar ketertarikan Inter pada Maguire muncul dari laporan La Gazzetta dello Sport. Direktur klub, Beppe Marotta dan Piero Ausilio, disebut menerima banyak proposal pemain dari seluruh dunia, termasuk tawaran untuk memboyong bek termahal dalam sejarah saat bergabung dengan MU seharga 80 juta poundsterling pada 2019 itu.

Namun, hasrat Inter untuk merekrut Maguire langsung meredup. Manajemen klub yang didukung oleh pemilik Oaktree lebih condong pada profil Oumar Solet. Bek asal Prancis berusia 26 tahun itu dinilai sebagai bek modern ideal yang cocok dengan skema taktis pelatih anyar, Cristian Chivu.

Profil Solet Lebih Cocok untuk Rencana Jangka Panjang Inter

Solet telah menunjukkan performa impresif bersama Udinese di Serie A musim lalu. Kemampuannya dalam penguasaan bola masuk dalam jajaran terbaik di liga, membuatnya menjadi incaran utama. Inter bahkan berencana mengikatnya dengan kontrak jangka panjang hingga 2031.

“Kemampuan Solet untuk bermain sebagai bek tengah tradisional atau sebagai pemain yang sering naik ke depan dalam formasi tiga bek membuatnya menjadi pilihan yang lebih disukai daripada Maguire yang sudah menua,” tulis laporan tersebut. Strategi ini selaras dengan keinginan klub untuk mengamankan aset muda bernilai tinggi yang memberikan stabilitas teknis dan nilai finansial.

Krisis Bek Senior dan Masa Depan Maguire di Old Trafford

Kebutuhan Inter untuk merekrut bek baru sangat mendesak. Dua pilar veteran, Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij, diperkirakan akan hengkang setelah kontrak mereka habis. Kekosongan besar di jantung pertahanan memaksa Inter bergerak cepat untuk mempertahankan gelar Scudetto dan Coppa Italia.

Pengalaman Maguire, 32 tahun, memang bisa mengisi kekosongan tersebut. Namun, riwayat cedera paha yang berkepanjangan menjadi kekhawatiran utama. Musim lalu ia hanya mencatatkan 25 penampilan dan empat kontribusi gol untuk MU.

Maguire sendiri masih terikat kontrak di Old Trafford hingga 2027 setelah meneken perpanjangan kontrak pada April lalu. Meski begitu, masa depannya di Manchester masih belum pasti setelah gagal masuk skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 dan terus menjadi sorotan tajam.

“Mereka mengkritik saya karena saya adalah kapten United dan saya menjadi berita utama. Mereka membuat cerita palsu untuk mendapatkan klik,” kata Maguire mengenai tekanan yang ia hadapi selama ini.

Warisan Kompleks dan Peluang Reuni dengan Tradisi Serie A

Jika benar-benar hengkang, Maguire akan meninggalkan warisan kompleks di Manchester. Dari 237 penampilannya, ia kerap menjadi sasaran kritik di media sosial, bahkan hingga menerima ancaman bom pada 2022. Namun, Serie A kerap menjadi lingkungan yang menyegarkan bagi mantan bek Liga Premier, seperti Chris Smalling dan Fikayo Tomori yang sukses besar di Italia.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: goal.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top