TANJUNG SELOR — Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang hadir dalam Raker APPSI 2026 bersama sejumlah kepala daerah dari 28 provinsi. Kegiatan yang digelar di Aruna Senggigi Resort & Convention, Lombok, NTB, ini menjadi ajang strategis bagi para gubernur untuk bertukar pengalaman dan merumuskan solusi atas persoalan daerah.
Pemberdayaan UMKM Jadi Fokus Utama
Tema "Pemberdayaan UMKM dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah" dipilih sebagai kerangka utama pembahasan. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal selaku tuan rumah dan Ketua APPSI Rudi Mas'ud menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang kolaborasi antardaerah. "Mencari solusi atas tantangan yang dihadapi pemerintah daerah," ujar keduanya dalam sambutan pembukaan.
Wamendagri Ingatkan Kepala Daerah soal Integritas dan OTT
Dalam arahannya, Wamendagri Bima Arya menyampaikan bahwa tekanan terhadap kepala daerah saat ini datang dari berbagai arah. Mulai dari dinamika geopolitik, penyesuaian kebijakan nasional, hingga persoalan hukum. "Suasana kebatinan seorang kepala daerah memang tidak mudah. Tekanan datang dari berbagai arah," katanya.
Ia secara khusus menyoroti maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Bima Arya mengingatkan pentingnya kepemimpinan berintegritas dan hubungan yang konstruktif dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sesuai ketentuan hukum.
Mendagri Dorong Optimalisasi PAD dan Penyelesaian Batas Wilayah
Bima Arya juga menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar seluruh gubernur terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya yang disarankan meliputi pengelolaan anggaran efektif, penguatan kinerja BUMD dan BLUD, optimalisasi aset daerah, pengembangan kemitraan, serta sinergi dengan pemerintah pusat.
Selain itu, penyelesaian batas wilayah antardaerah menjadi perhatian khusus. Kementerian Dalam Negeri disebut siap memfasilitasi proses tersebut melalui koordinasi intensif. Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah juga diminta memperkuat koordinasi dengan bupati dan wali kota demi keselarasan program pembangunan.
Gubernur Kaltara Bawa Sejumlah Kepala Dinas
Gubernur Zainal hadir didampingi Kepala Bapenda, Kepala Disperindagkop dan UKM, Kepala Dinas PUPR Perkim, Kepala Disdukcapil, Kepala Biro Adpim, serta Plt. Kepala Biro Hukum Pemprov Kaltara. Kehadiran jajaran ini menunjukkan keseriusan daerah dalam menyerap rekomendasi strategis dari forum nasional.
Rangkaian Raker APPSI 2026 di Lombok ini dijadwalkan berlangsung hingga 17 Juli. Sehari sebelumnya, para peserta mengikuti malam ramah tamah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi NTB.