CEO Nvidia Jensen Huang memperkenalkan RTX Spark saat keynote di Taipei, menandai pertama kalinya perusahaan yang dikenal dengan kartu grafis ini merancang sistem-on-chip (SoC) lengkap untuk laptop. Huang mengungkapkan bahwa Nvidia dan Microsoft telah mengerjakan proyek ini selama tiga tahun terakhir dengan tujuan "menciptakan ulang PC untuk pertama kalinya dalam 40 tahun," terutama untuk menghadirkan pengalaman AI yang responsif dan proaktif di perangkat pribadi.
Salah satu perangkat paling dinantikan adalah Microsoft Surface Laptop Ultra dengan layar sentuh mini-LED 15 inci yang mencapai kecerahan puncak 2.000 nits. Laptop ini disebut-sebut sebagai "Surface paling bertenaga yang pernah dibuat," mampu menjalankan model AI secara lokal dengan daya komputasi setara mobile RTX 5070.
Surface Ultra juga dibekali touchpad haptik berukuran besar serta port lengkap: HDMI, USB-C, USB-A, slot SD, dan jack headphone. Microsoft langsung mengeluarkan senjata andalannya untuk bersaing dengan lini MacBook Pro Apple.
Asus akan meluncurkan dua varian ProArt: P16 (16 inci) dan P14 (14 inci), keduanya mengusung panel OLED touch 120Hz dengan rasio 16:10. Spesifikasinya mengesankan — RAM LPDDR5X hingga 128GB berkecepatan 9.400 MT/s, penyimpanan hingga 2TB (P16) atau 1TB (P14), dan port lengkap termasuk tiga USB-C dan HDMI 2.1.
Laptop ini dirancang khusus untuk profesional kreatif yang membutuhkan daya komputasi tinggi dalam bentuk tipis dan ringan.
Dell akan menghadirkan versi RTX Spark dari XPS 16, laptop aluminium 16,3 inci dengan tiga port USB-C, HDMI, dan slot SD. MSI meluncurkan Prestige N16 Flip AI Plus, laptop 2-in-1 dengan panel OLED 3.840 x 2.160 dan kecerahan di atas 1.000 nits. HP mengonfirmasi dua model — OmniBook X 14 dan Ultra 16 — yang disebut sebagai "laptop RTX Spark tertipis di dunia," serta akan menyusul dengan versi desktop ringkas. Lenovo membenamkan RTX Spark ke dalam Yoga Pro 9n, laptop 16 inci andalannya yang kini diharapkan mampu melampaui daya tahan baterai 9,45 jam dari pendahulunya.
RTX Spark menggunakan arsitektur Blackwell dengan 6.144 core CUDA, membawa kompatibilitas penuh Windows-on-Arm ke ekosistem game Nvidia, termasuk DLSS 4.5. Hasilnya? Laptop tipis yang mampu menjalankan game triple-A pada 100 FPS dengan ray tracing real-time. Nvidia juga mengumumkan bahwa Adobe sedang membangun ulang Photoshop dan Premiere Pro dari dasar agar kompatibel penuh dengan chip baru ini.
Secara total, lebih dari 30 laptop dengan RTX Spark akan meluncur pada musim gugur 2026. Delapan model pertama yang dikonfirmasi berasal dari Microsoft, Dell, Asus, HP, Lenovo, dan MSI. Perang silikon baru telah dimulai — dan konsumen, terutama gamer dan editor video, akan menjadi pihak yang paling diuntungkan.