Rumah Produksi Batu Bata di Nunukan Selatan Terbakar Saat Proses Pembakaran, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Penulis: Edi Wahyono  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 19:36:31 WIB
Kebakaran melanda rumah produksi batu bata di Nunukan Selatan saat proses pembakaran berlangsung.

NUNUKAN — Rumah produksi tempat pembakaran batu bata merah milik Muhammad Sidik (32) di Jalan Ujang Dewa RT 08, Simpang Kadir, Nunukan Selatan, ludes terbakar pada Rabu (3/6/2026) siang. Kebakaran terjadi saat proses pembakaran batu bata tengah berlangsung.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, menyatakan api pertama kali muncul dari tiang utama penyangga atap bangunan. Konstruksi atap yang ambruk kemudian menimpa area pembakaran, membuat api semakin membesar dan sulit dikendalikan.

“Setibanya di lokasi kejadian, petugas langsung menggelar selang dan menghidupkan mesin untuk melakukan penyemprotan,” ujar Wahyudi dalam keterangannya.

Dua Unit Damkar Dikerahkan, Api Padam dalam Sepuluh Menit

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam. Berkat respons cepat, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari sepuluh menit.

Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali. “Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini,” tambah Wahyudi.

Penyebab Kebakaran: Faktor Kelalaian Manusia?

Meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan, Wahyudi mengingatkan bahwa sebagian besar material atap rumah produksi terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Kondisi itu mempercepat kobaran api melahap bangunan.

Wahyudi mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh faktor kelalaian manusia. “Kami mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada terhadap musibah kebakaran, khususnya yang dapat dipicu oleh kelalaian dalam aktivitas sehari-hari,” tutupnya.

Kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pemilik rumah produksi, Muhammad Sidik, masih menghitung total kerugian yang diderita.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: pembawakabar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top