Persija Jakarta Lepas Tujuh Pemain Sekaligus, Carlos Eduardo Paling Lama Mengabdi

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 05:36:01 WIB
Persija Jakarta resmi melepas tujuh pemain sekaligus sebagai bagian dari perombakan skuad.

KALIMANTAN UTARA — Keputusan perombakan skuad Macan Kemayoran ini diumumkan melalui laman resmi klub pada Kamis (4/6). Langkah ini diambil setelah Persija hanya finis di posisi ketiga klasemen akhir Super League 2025/2026 dengan 71 poin, tertinggal dari sang juara Persib Bandung.

Carlos Eduardo Jadi yang Paling Lama Bertahan

Dari tujuh nama yang dilepas, Carlos Eduardo menjadi sosok paling emosional. Pemain asal Brasil itu merupakan penggawa dengan masa pengabdian terlama di antara rekan-rekannya yang dilepas, sejak bergabung pada musim 2024/2025.

Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi kepada para pemain yang meninggalkan klub. Ia menegaskan kontribusi mereka membawa Persija bersaing di papan atas musim lalu tidak akan dilupakan.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada mereka yang selama ini telah menunjukkan etos kerja, perjuangan, dan profesionalisme yang luar biasa dari hari ke hari bersama Persija," ujar Prapanca dalam keterangan resminya di Jakarta.

Alasan di Balik Perombakan Besar-besaran

Langkah ekstrem ini bukan tanpa alasan. Persija bertekad naik level setelah hanya mampu menempati peringkat ketiga di klasemen akhir. Prapanca menegaskan klub tengah berburu pelatih dan pemain baru yang memiliki profil juara.

Fokus utama manajemen saat ini adalah mendatangkan nakhoda baru untuk memimpin proyek ambisius di musim 2026/2027. Dengan dilepasnya tujuh pemain ini, slot pemain asing Persija kini terbuka lebar.

Jakmania Menanti Kejutan Transfer

Para pendukung setia Macan Kemayoran, The Jakmania, kini menantikan kejutan transfer yang akan dilakukan manajemen. Mereka berharap tim kebanggaan ibu kota bisa kembali berjaya setelah musim lalu hanya finis di peringkat ketiga.

Persija mengakhiri musim 2025/2026 dengan catatan 34 pertandingan dan koleksi 71 poin. Perombakan skuad ini menjadi sinyal bahwa manajemen tidak ingin mengulang hasil yang sama di musim depan.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: mediaindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top