TANJUNG SELOR — Ratusan personel Polda Kalimantan Utara turun ke Pasar Induk Tanjung Selor pada Jumat (19/6/2026) pagi. Mereka datang bukan untuk mengamankan, melainkan menyapu dan mengangkut sampah yang menumpuk di area fasilitas publik.
Kegiatan yang digelar mulai pukul 07.00 WITA ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri. Aksi sosial itu sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.
Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy bersama Wakapolda Brigjen Pol. Yusuf serta jajaran pejabat utama (PJU) tampak kompak mengenakan pakaian olahraga Polri berwarna kuning-hitam. Mereka membawa perlengkapan kebersihan masing-masing, mulai dari sapu lidi, cangkul, hingga sabit.
Begitu tiba di lokasi, para personel langsung menyisir setiap sudut pasar. Area lapak pedagang, saluran air (got) yang tersumbat, hingga fasilitas umum di sekitar pasar menjadi sasaran pembersihan.
“Gerakan Indonesia Asri ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri, khususnya Polda Kaltara, terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan dampak positif yang bisa dirasakan seketika,” ujar Kapolda Kaltara.
Selain menciptakan lingkungan pasar yang lebih sehat dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung, aksi ini diharapkan bisa mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama.
Kehadiran jajaran kepolisian yang turun langsung menyapu dan mengangkut sampah mendapat respons positif dari para pedagang dan warga di Pasar Induk. Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat gotong royong.
Gerakan Indonesia Asri sendiri merupakan program nasional Polri yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Di Kalimantan Utara, aksi ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 mendatang.