Pencarian

Lionel Messi Cetak Rekor Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Rahasia Performa di Usia 38 Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 • 01:46:31 WIB
Lionel Messi Cetak Rekor Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Rahasia Performa di Usia 38 Tahun
Lionel Messi cetak gol dan pecahkan rekor pencetak gol terbanyak Piala Dunia di usia 38 tahun.

KALIMANTAN UTARA — Gol khas kaki kiri Messi pada laga Argentina vs Austria bukan sekadar membawa timnya unggul. Gol tersebut membuat pemain Inter Miami itu menorehkan namanya di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa Piala Dunia, mengukuhkan statusnya sebagai raja sepak bola yang belum tergeser.

Di usia yang akan genap 39 tahun, Messi masih menjadi mesin gol utama Argentina dalam misi mempertahankan gelar juara. Ia sudah mengemas hat-trick di laga pembuka, memecahkan rekor di laga kedua, dan masih menyisakan satu pertandingan fase grup melawan Yordania.

Rekor Beruntun yang Hanya Ditandingi Dua Legenda

Messi kini menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam laga Piala Dunia beruntun. Sebelumnya, hanya Just Fontaine (Prancis, 1958) dan Jairzinho (Brasil, 1958) yang pernah melakukannya. Tak ada satu pun pemain yang berhasil mencetak gol di tujuh pertandingan beruntun.

Tak hanya soal gol, pemain berjuluk La Pulga itu juga memegang rekor sebagai pemain dengan kreasi peluang terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia hanya butuh satu assist lagi untuk memecahkan rekor assist terbanyak sejak pencatatan data dimulai pada 1966, posisi yang kini ia bagi dengan idolanya sendiri, Diego Maradona.

Rahasia Messi: Bukan Lagi Fisik, Tapi Otak dan Hati

Pertanyaan besar muncul di benak penggemar sepak bola: bagaimana Messi masih bisa tampil dominan di panggung terbesar saat bintang muda seperti Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Vinicius Jr mulai bersinar?

Olivier Giroud, rekan setim Messi di masa lalu yang kini berusia 39 tahun dan masih bermain di Ligue 1, punya jawabannya. "Yang jelas betapa besarnya gairah Messi terhadap sepak bola. Itu ada dalam DNA-nya untuk selalu menjadi kompetitor dan berusaha melampaui dirinya sendiri," ujar Giroud kepada BBC Sport.

Giroud menambahkan bahwa bermain di level tinggi di usia senja menuntut disiplin hidup yang ketat. "Kunci utamanya adalah tetap memiliki hasrat, motivasi, dan gairah untuk terus maju," katanya.

Psikolog Olahraga: Dedikasi Tanpa Henti Selama 25 Tahun

Michael Caulfield, psikolog olahraga yang telah berkecimpung di sepak bola profesional selama lebih dari 20 tahun, menjelaskan bahwa pemain seusia Messi sudah mengenal tubuh mereka luar dalam. "Dari sisi fisik, mereka memanfaatkan setiap terobosan ilmu olahraga. Tapi dari sisi mental, soal kapasitas mereka menghadapi rutinitas harian," ujar Caulfield.

Menurut Caulfield, keinginan untuk melewati proses rehabilitasi cedera saat sudah memenangkan segalanya adalah tantangan terbesar. "Semua atlet top yang saya kenal selalu bersedia mencoba sekali lagi karena mereka cinta dengan apa yang mereka lakukan. Sama seperti Bruce Springsteen atau Madonna yang masih tur – ini murni intrinsik dalam diri mereka," jelasnya.

Kemampuan Bola Tak Pernah Hilang, Kata Wayne Rooney

Wayne Rooney, yang pernah menjadi korban keganasan Messi di final Liga Champions 2009 dan 2011, mengaku sempat meremehkan Argentina di Piala Dunia ini. "Saya pikir dia tidak akan mampu melakukannya lagi. Tapi satu hal yang tidak pernah diambil usia dari pemain adalah kemampuannya bersama bola," kata Rooney.

Rooney menambahkan bahwa Messi di sekitar kotak penalti mampu melakukan hal-hal yang tak bisa dilakukan orang lain. "Akan menarik untuk melihat apakah ini bisa bertahan sepanjang turnamen. Jika iya, saya tidak akan terkejut melihatnya di Piala Dunia berikutnya," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: bbc.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks