NUNUKAN — Aksi pencurian kendaraan bermotor yang sempat membuat warga di sejumlah kelurahan di Nunukan waswas akhirnya berakhir di sel tahanan. Unit Reskrim Polsek Nunukan bersama Unit Pidana Umum (Pidum) berhasil membekuk dua orang yang diduga kuat sebagai pelaku dan penadah dalam kasus ini.
Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari korban yang kehilangan kendaraannya saat diparkir di depan rumah. Dari laporan itu, penyelidikan dilakukan dan menyeret seorang pelaku utama yang beraksi di beberapa titik di wilayah hukum Polsek Nunukan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menetapkan dua orang tersangka. Satu orang berperan sebagai eksekutor yang langsung mencuri motor, sementara satu lainnya bertindak sebagai penadah yang menerima dan menyembunyikan kendaraan hasil curian.
“Kami mengamankan pelaku dan penadah. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengembangkan kasus ini,” ujar sumber dari jajaran Reskrim Polsek Nunukan, Senin lalu.
Barang bukti satu unit sepeda motor berhasil ditemukan di lokasi yang disebutkan oleh tersangka. Motor tersebut disembunyikan di sebuah rumah kontrakan di pinggiran Kota Nunukan, tidak jauh dari tempat kejadian perkara.
Polisi belum merinci total kerugian yang dialami korban, namun mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut sudah diamankan dan akan dikembalikan setelah proses hukum selesai.
Kapolsek Nunukan melalui Kanit Reskrim mengimbau masyarakat untuk tetap waspada meskipun pelaku sudah ditangkap. “Kami minta warga tidak memarkir kendaraan di tempat sepi dan selalu gunakan kunci ganda. Ini langkah preventif yang sederhana tapi efektif,” pesannya.
Kasus curanmor di Nunukan sendiri kerap terjadi di pemukiman padat penduduk dengan akses jalan sempit. Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang lupa mengunci stang atau meninggalkan kunci kontak.
Pelaku diketahui beraksi sendirian dengan sasaran motor yang diparkir di halaman rumah yang tidak terlalu terawat. Ia masuk dengan memotong kabel kontak menggunakan obeng dan langsung membawa kabur kendaraan ke arah pelabuhan.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain. Saat ini, baru satu laporan yang masuk dan sudah ditindaklanjuti dengan penangkapan. Masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan diimbau segera melapor ke Polsek Nunukan.