Pencarian

Amazon Kucurkan Rp 209 Triliun untuk Bangun Infrastruktur AI di India

Jumat, 26 Juni 2026 • 00:13:31 WIB
Amazon Kucurkan Rp 209 Triliun untuk Bangun Infrastruktur AI di India
Amazon mengumumkan investasi US$13 miliar untuk memperluas infrastruktur AI di India.

KALIMANTAN UTARA — Amazon memastikan komitmen jangka panjangnya di India dengan suntikan dana segar senilai US$13 miliar. Pengumuman ini disampaikan langsung setelah CEO Amazon Andy Jassy bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di New Delhi. Investasi tersebut akan difokuskan untuk memperbesar kapasitas data center Amazon Web Services di dua kota utama, Mumbai dan Hyderabad.

Ini adalah komitmen besar ketiga Amazon untuk India dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, perusahaan mengumumkan investasi US$15 miliar, termasuk US$12,7 miliar untuk AWS. Angka itu kemudian bertambah menjadi lebih dari US$35 miliar pada Desember 2025. Kini total komitmen Amazon di India mencapai US$48 miliar.

Ke Mana Saja Dana US$48 Miliar Akan Dialokasikan?

Amazon belum merinci secara detail bagaimana total dana US$48 miliar akan dibagi untuk masing-masing lini bisnis di India. Perusahaan hanya menyebut bahwa komitmen jangka panjang seperti ini biasanya mencakup belanja modal (capital expenditure) dan biaya operasional (operating expenditure), bukan sekadar pengeluaran untuk infrastruktur baru.

Selain cloud computing, Amazon juga terus menggenjot bisnis ritel dan logistik di India. Raksasa e-commerce itu berencana membuka lebih dari 20 pusat pemenuhan pesanan (fulfillment centers) dan lebih dari 100 stasiun pengiriman jarak akhir (last-mile delivery stations) tahun ini. Pekan ini, Amazon juga merinci rencana ekspansi layanan quick-commerce-nya, Amazon Now, ke lebih dari 300 kota di India.

Langkah ini diambil Amazon untuk merebut pangsa pasar di pasar quick-commerce India yang ketat. Di sana, Amazon bersaing dengan Blinkit milik Eternal, Instamart milik Swiggy, Zepto, dan Flipkart milik Walmart. Flipkart sendiri baru saja mengumumkan rencana membuka 1.500 pusat mikro-fulfillment di seluruh India pada akhir 2026.

Mengapa India Jadi Primadona Investasi Infrastruktur AI?

Keputusan Amazon mengikuti gelombang investasi besar-besaran dari raksasa teknologi global yang melihat India sebagai hub potensial untuk infrastruktur komputasi kecerdasan buatan (AI). Microsoft telah berkomitmen menginvestasikan US$17,5 miliar di India pada 2029, sementara Google mengumumkan dana US$15 miliar pada Oktober lalu untuk membangun hub AI dan infrastruktur data center.

India juga berhasil menarik komitmen miliaran dolar untuk proyek data center dari investor lain, termasuk AirTrunk asal Australia, CPP Investments dari Kanada, serta konglomerat domestik Reliance Industries dan Adani Group. Pemerintah India pun gencar menawarkan insentif kebijakan, seperti pembebasan pajak bagi penyedia cloud asing untuk layanan yang dijual ke luar negeri, asalkan beban kerja (workload) dijalankan dari pusat data di India.

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks