Pemkab Nunukan Genjot Program Sembako Murah untuk Intervensi Harga Pangan, 1.200 Paket Disiapkan per Bulan

Penulis: Boyke Sihombing  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 22:26:01 WIB
Pemkab Nunukan mendistribusikan 1.200 paket sembako murah setiap bulan untuk menjaga stabilitas harga pangan.

NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten Nunukan memastikan program sembako murah berjalan rutin setiap bulan untuk menekan dampak fluktuasi harga pangan di wilayah perbatasan. Langkah ini merupakan intervensi langsung Pemkab agar daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah tetap terjaga.

Berapa Banyak Paket Sembako yang Disiapkan?

Pemkab Nunukan mengalokasikan 1.200 paket sembako murah setiap bulannya. Paket tersebut didistribusikan ke sejumlah titik di kecamatan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Harga jual paket di bawah harga pasar, sehingga masyarakat bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan lebih terjangkau.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Nunukan menyebutkan bahwa program ini menyasar masyarakat yang terdata dalam basis data penerima manfaat. Pendistribusian dilakukan secara bertahap agar tidak terjadi penumpukan dan antrean panjang.

Mengapa Intervensi Harga Pangan Ini Diperlukan?

Nunukan merupakan daerah perbatasan yang harga bahan pokoknya sangat dipengaruhi oleh kondisi logistik dan permintaan dari negara tetangga. Tanpa intervensi, harga beras, minyak goreng, dan gula pasir kerap melonjak tajam saat permintaan meningkat. Program sembako murah menjadi bantalan agar warga tidak terbebani biaya hidup yang tinggi.

“Program ini hadir untuk memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga wajar, terutama menjelang hari besar keagamaan,” ujar Kepala Disperindagkop UKM Nunukan dalam keterangan resminya.

Bagaimana Mekanisme Pendistribusiannya?

Pendistribusian dilakukan melalui kelurahan dan desa yang telah ditunjuk. Setiap paket berisi komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu. Warga yang berhak menerima adalah mereka yang sudah terdaftar dalam data penerima manfaat daerah.

Pemkab Nunukan juga menggandeng Bulog dan distributor lokal untuk menjaga ketersediaan stok. Langkah ini memastikan pasokan tetap aman meskipun permintaan meningkat drastis pada momen tertentu.

Apa Dampak Nyata bagi Warga Nunukan?

Dengan adanya program ini, warga bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga eceran di pasar tradisional. Selisih harga bisa mencapai puluhan ribu rupiah per paket. Hal ini membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan pangannya tanpa harus mengurangi porsi belanja harian.

Program sembako murah juga menjadi indikator keberhasilan pengendalian inflasi di tingkat kabupaten. Data dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menunjukkan bahwa intervensi ini efektif menahan laju kenaikan harga di Nunukan.

Apakah Program Ini Akan Berlanjut?

Pemkab Nunukan berkomitmen melanjutkan program sembako murah sepanjang tahun, terutama pada bulan-bulan dengan potensi inflasi tinggi. Anggaran program ini masuk dalam pos belanja bantuan sosial dan subsidi pangan daerah. Evaluasi berkala dilakukan untuk menyesuaikan jumlah paket dan titik distribusi sesuai kebutuhan warga.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: radartarakan.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top