TARAKAN — Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar kunjungan kerja ke Universitas Borneo Tarakan (UBT) untuk membahas rencana pembangunan Kampus UBT 2 di Tanjung Selor, Kamis (16/7). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kesiapan lokasi dan memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan pihak universitas.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV, Syamsuddin Arfah, serta didampingi anggota Komisi IV lainnya, yakni Siti Laela, Dino Andrian, Supa’ad Hadianto, Ruman Tumbo, dan Listiani.
Syamsuddin Arfah menyatakan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperoleh informasi detail mengenai rencana pengembangan kampus baru. “Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh informasi, memperkuat koordinasi, serta meninjau kesiapan dan potensi lokasi yang direncanakan sebagai kawasan pengembangan kampus baru,” ujarnya.
Kehadiran Kampus UBT 2 diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kaltara. Program ini juga dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di provinsi termuda di Indonesia tersebut.
Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, pihak UBT, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam merealisasikan rencana pembangunan tersebut secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski masih berada pada tahap perencanaan, pembangunan Kampus UBT 2 diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat Tanjung Selor sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat pendidikan di Kaltara. “Pembangunan ini harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas generasi muda dan kemajuan daerah,” tambah Syamsuddin.
Rencana pembangunan kampus baru ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kaltara yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan tinggi. Dengan hadirnya Kampus UBT 2, diharapkan semakin banyak putra-putri daerah yang bisa menempuh pendidikan tanpa harus merantau ke luar provinsi.
DPRD Kaltara berkomitmen untuk terus mengawal proses perencanaan hingga realisasi pembangunan kampus ini. Tahap selanjutnya, koordinasi antara pemda dan akademisi akan terus diperkuat untuk memastikan proyek berjalan sesuai target.