KALIMANTAN UTARA — Ribuan bangunan dilaporkan runtuh dan rusak parah di sejumlah kota, memicu operasi penyelamatan besar-besaran untuk mencari warga yang masih terjebak di reruntuhan. Data resmi mencatat kerusakan meluas hingga 1.575 rumah, dengan 37 di antaranya hancur total, serta 61 bangunan runtuh dan 18 ruas jalan rusak.
Data dari Asosiasi Kota-Kota Ibu Kota Kolombia (Asocapitales) hingga pukul 11.30 waktu setempat mencatat sebaran korban jiwa terbanyak berada di Risaralda dengan 40 orang, disusul Valle del Cauca 27 orang, dan Choco 4 orang. Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, mengonfirmasi setidaknya 18 orang tewas di kotanya, menjadikannya wilayah dengan dampak terparah.
Di Manizales, Wali Kota Jorge Eduardo Rojas melaporkan dua kematian dan kerusakan parah pada lebih dari 32 bangunan. Gubernur Dillian Francisca menyatakan 27 orang meninggal di Valle del Cauca, sementara Gubernur Nubia Carolina Cordoba-Curi melaporkan empat tewas dan 69 luka-luka di Choco.
Dampak destruktif gempa tidak hanya menimpa permukiman warga. Sebanyak 18 pusat kesehatan, 52 fasilitas pendidikan, dan 17 pusat kegiatan masyarakat turut rusak. Otoritas penerbangan sipil melaporkan kerusakan struktural di Bandara Alfonso Bonila Aragon di Cali, sementara operasional penerbangan di Bandara Popayan dihentikan akibat abu vulkanik dari Gunung Purace yang muncul setelah aktivitas seismik.
Sebelumnya, terminal di Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura juga telah menghentikan operasional untuk pemeriksaan struktur bangunan. Di Quibdo, petugas pemadam kebakaran melaporkan sejumlah warga terjebak di dalam gedung yang porak-poranda, sementara Wali Kota Cali Alejandro Eder menyatakan sedikitnya 20 bangunan runtuh di kotanya.
"Negara hadir dan mengambil tindakan," ujar Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella, seraya menegaskan dirinya memimpin langsung upaya penanganan darurat. Ia telah memerintahkan pembentukan pos komando terpadu untuk mengoordinasikan seluruh respons tanggap darurat dan meminta laporan menyeluruh dari direktur Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana.
Awalnya, presiden berencana mengunjungi Pereira untuk memberikan dukungan langsung kepada warga terdampak, namun kemudian mengubah arah menuju ibu kota Bogota untuk fokus memantau situasi darurat secara keseluruhan. Gempa yang berpusat 5 kilometer di timur kota San Jose del Palmar itu terjadi pada kedalaman 107 kilometer, dengan gempa susulan magnitudo 5,0 menyusul sekitar 16 kilometer di barat kota tersebut.
Wali Kota Bogota Carlos Fernando Galan memastikan ibu kota tidak mengalami kerusakan struktural serius dan menyatakan kesiapan membantu kota-kota yang paling terdampak. Pemerintah kota telah menyiapkan 100 orang personel untuk dikerahkan ke wilayah bencana.
Sistem Peringatan Tsunami AS memastikan tidak ada ancaman tsunami bagi negara bagian California, Oregon, Washington, maupun Alaska, serta provinsi British Columbia di Kanada. Otoritas Kolombia juga menyatakan wilayah pesisir Pasifik mereka aman dari ancaman tsunami.