TANJUNG SELOR — Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Kalimantan Utara resmi mengirimkan kafilah terbaiknya untuk berlaga di ajang MTQ VIII KORPRI tingkat nasional. Keikutsertaan ini merupakan hasil seleksi panjang melalui MTQ KORPRI tingkat provinsi yang digelar sebelumnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Dr. Andi Amriampa, S.Sos., M.Si., yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Kafilah Kaltara, menyampaikan bahwa penetapan peserta mengacu pada Surat Edaran Dewan Pengurus KORPRI Nasional Nomor SE-02/KU/II/2026. Selain itu, keputusan juga merujuk pada Keputusan Dewan Hakim MTQ KORPRI Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026 Nomor 01/KEP.DH/MTQ-KORPRI/VII/2026 tanggal 14 Juli 2026.
"Selamat bertanding kepada seluruh peserta yang telah meraih prestasi dalam MTQ ini. Semua sudah menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca dan memahami kandungan Al-Qur'an," kata Andi dalam keterangannya, Kamis (23/1).
Kafilah Kaltara tidak hanya mengirimkan peserta di cabang tilawah. Total ada 10 golongan lomba yang akan diikuti, mulai dari hafalan Al-Qur'an hingga seni kaligrafi. Berikut rincian lengkapnya:
Rombongan kafilah dijadwalkan bertolak dari Kota Tarakan menuju Kota Makassar pada 23 Agustus 2026. Setibanya di sana, pada malam harinya mereka akan mengikuti Malam Ta'aruf yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Keesokan harinya, 24 Agustus 2026, agenda diawali dengan Seminar Nasional di Kantor Gubernur Sulsel pada pagi hari. Pembukaan resmi MTQ VIII KORPRI Nasional baru digelar pada malam harinya, dan seluruh rangkaian perlombaan berlangsung hingga 29 Agustus 2026.
Andi Amriampa berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama KORPRI serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di kancah nasional.
"Kami berharap kafilah Kaltara dapat memberikan yang terbaik dan membawa nama baik KORPRI serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Terima kasih atas dukungan semua pihak," pungkasnya.