Ramalan Weton: 6 Pemilik Aliran Rezeki Panjang

Penulis: Dedi Supriadi  •  Jumat, 11 September 2026 | 05:21:31 WIB
Ilustrasi weton dalam budaya Jawa yang kerap dikaitkan dengan peruntungan rezeki.

KALIMANTAN UTARA — Dalam budaya Jawa, weton bukan cuma penanda hari kelahiran. Sebagian masyarakat memakainya untuk membaca karakter, perjalanan hidup, sampai gambaran peruntungan. Urusan rezeki dan kondisi finansial jadi salah satu yang paling sering disorot.

Menurut kepercayaan Primbon Jawa, tiap weton punya karakter dan potensi keberuntungan yang berbeda. Ada yang digambarkan mampu mengumpulkan harta bertahap, ada pula yang mendapat peluang dari berbagai arah. Berikut enam weton yang disebut punya keunggulan soal rezeki, seperti dikutip dari kanal YouTube Ngaos Jawa.

Senin Legi

Orang yang lahir pada Senin Legi dipercaya punya daya tarik rezeki cukup kuat. Keberuntungan yang datang tak hanya bermanfaat bagi dirinya, tapi juga keluarga. Mereka disebut mudah menemukan kesempatan mengembangkan usaha maupun karier.

Dukungan dari orang lain diyakini sering datang di waktu yang tepat. Meski senang berbagi, kondisi finansial mereka dalam ramalan tetap stabil. Karena itu, Senin Legi kerap dikaitkan dengan kemampuan mempertahankan kemakmuran.

Rabu Pahing

Rabu Pahing termasuk weton yang disebut punya peruntungan menarik soal materi. Mereka digambarkan punya pesona dan kemampuan bersosialisasi yang membuka jaringan lebih luas. Dalam pekerjaan, peluang naik posisi disebut datang saat mereka menunjukkan kemampuan terbaik.

Bagi yang menjalankan bisnis, kemampuan membangun relasi dipercaya jadi salah satu jalan menuju perkembangan usaha. Kombinasi pesona dan jaringan itu yang membuat weton ini sering dikaitkan dengan kelancaran rezeki.

Empat weton lain dalam daftar ini juga digambarkan punya pola rezeki yang tak jauh berbeda. Intinya, ramalan weton sebaiknya dinikmati sebagai hiburan dan refleksi budaya. Soal rezeki, usaha dan doa tetap jadi kuncinya.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top