Presiden Prabowo Subianto mengikuti prosesi penanaman pohon bersama para pemimpin negara anggota BRICS di Bharat Mandapam, New Delhi, India, sebagai rangkaian KTT ke-18 BRICS. Kegiatan itu berlangsung setelah sesi foto bersama dan pertemuan terbatas hari pertama KTT, Sabtu. Kehadiran Prabowo menandai partisipasi Indonesia sebagai anggota penuh BRICS.
NEW DELHI — Presiden Prabowo Subianto menyekop tanah ke lubang tempat bibit pohon ditanam, bersama para pemimpin negara anggota BRICS lainnya. Prosesi penanaman pohon ini menjadi salah satu rangkaian KTT ke-18 BRICS di Bharat Mandapam, New Delhi, India.
Berdasarkan tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden yang dipantau dari Jakarta, Sabtu, para pemimpin kemudian secara bergantian menuangkan air ke bibit pohon tersebut. Kegiatan ini berlangsung setelah sesi foto bersama dan pertemuan terbatas hari pertama KTT.
Dalam sesi foto bersama sebelum penanaman pohon, Prabowo berdiri di sebelah kanan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi. Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi berdiri di antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping.
Sejumlah pemimpin lain yang turut hadir antara lain Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, serta Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali.
Penanaman pohon berlangsung setelah pembukaan KTT dan sesi terbatas para pemimpin dengan tajuk "Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism" (Tata Kelola Global Inklusif dan Penguatan Multilateralisme).
Prabowo juga dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda dalam rangkaian KTT BRICS, termasuk mengunjungi pameran "Bharat Innovates" dan "BRICS @20". Rangkaian kegiatan hari pertama KTT kemudian dijadwalkan ditutup dengan jamuan makan malam para pemimpin negara.
KTT ke-18 BRICS berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, pada 12–13 September 2026 di bawah keketuaan India. KTT tersebut mengusung tema "Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability" (Membangun Ketahanan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan).
Kehadiran Prabowo pada KTT tersebut merupakan partisipasi Indonesia sebagai anggota penuh BRICS.