Wakil Bupati Bulungan Kilat melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan di Rumah Sakit Daerah dr. Soemarno Sostroatmodjo (RSDSS) Tanjung Selor, Kalimantan Utara, guna memastikan penguatan sarana prasarana dan fasilitas kesehatan berjalan optimal. Monev bersama perangkat daerah teknis itu menyoroti kesiapan peralatan medis, pembangunan ruang perawatan, hingga fasilitas penunjang pelayanan pasien. Pemerintah Kabupaten Bulungan menargetkan seluruh pemenuhan sarpras rumah sakit berdampak langsung pada kualitas layanan kepada masyarakat.
TANJUNG SELOR — Wakil Bupati Bulungan Kilat meninjau langsung RSDSS Tanjung Selor bersama sejumlah perangkat daerah teknis. Peninjauan menyoroti kesiapan peralatan medis, kondisi sarana prasarana, hingga proyek pembangunan dan rehabilitasi fasilitas rumah sakit. Pemkab Bulungan menyebut monev ini bagian dari upaya memastikan pembangunan infrastruktur pelayanan publik berjalan optimal.
"Dalam beberapa hari ini saya bersama perangkat daerah teknis melakukan monev, termasuk ke rumah sakit," ujar Wabup Bulungan Kilat di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Kamis.
Wabup Kilat bersama tim dan didampingi Direktur RSDSS Tanjung Selor dr. Widodo mencermati kondisi serta pemanfaatan sejumlah peralatan medis. Beberapa di antaranya Incubator Infant with Infant Radiant Warmer untuk pelayanan kedokteran anak, mesin anestesi, dan Phacoemulsification System untuk menunjang pelayanan kedokteran mata.
"Kita melihat sejumlah peralatan medis yang menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kepada pasien," katanya.
Pemeriksaan tidak berhenti pada alat. Wabup juga memantau sejumlah pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas rumah sakit yang tengah berjalan.
Beberapa pekerjaan yang menjadi perhatian dalam pemantauan itu antara lain pembangunan ruang Cytotoxic Drug Cabinet, rehabilitasi ruang kelas III RSDSS Tanjung Selor, pembangunan Gedung Gizi, serta Central Sterile Supply Department (CSSD). Sejumlah fasilitas pendukung lain turut masuk dalam daftar peninjauan.
Menurut Wabup Kilat, monev bukan sekadar agenda pemeriksaan pembangunan secara fisik. Peninjauan juga menjadi ruang untuk melihat kesesuaian antara fasilitas yang tersedia dengan kebutuhan pelayanan, sekaligus mendengarkan langsung berbagai masukan dari pihak rumah sakit.
"Monev ini tidak sekadar menjadi agenda pemeriksaan pembangunan secara fisik, tapi juga menjadi ruang untuk melihat kesesuaian antara fasilitas yang tersedia dengan kebutuhan pelayanan sekaligus mendengarkan langsung berbagai masukan dari pihak rumah sakit," pungkasnya.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini tidak hanya menyasar RSDSS Tanjung Selor. Wabup Kilat menyebut monev dilakukan ke berbagai perangkat daerah untuk memastikan pemenuhan sarana prasarana pelayanan publik berjalan sesuai rencana.
Pemkab Bulungan menilai pembangunan infrastruktur dan pemenuhan sarpras harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Khusus sektor kesehatan, penguatan fasilitas di RSDSS Tanjung Selor menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien di wilayah Bulungan dan sekitarnya.