Qualcomm Rilis Snapdragon Sound Elite Gen 2, TWS Pakai WiFi 6E

Penulis: Dedi Supriadi  •  Jumat, 25 September 2026 | 12:55:31 WIB
Qualcomm resmi meluncurkan platform audio Snapdragon Sound Elite Gen 2 dengan integrasi Wi-Fi 6E dalam satu chip.

KALIMANTAN UTARA — Qualcomm resmi meluncurkan platform audio Snapdragon Sound Elite Gen 2 yang mengintegrasikan Wi-Fi 6E langsung di dalam satu chip, memungkinkan TWS terhubung ke jaringan tanpa bergantung pada Bluetooth ponsel. Chip ini menjanjikan streaming audio lossless 24-bit 96kHz dengan bodi 30% lebih kecil dan konsumsi daya 40% lebih hemat dibanding generasi sebelumnya. Langkah ini menandai pergeseran arsitektur audio wearable dari ketergantungan Bluetooth menuju konektivitas jaringan mandiri.

Platform audio terbaru Qualcomm ini menyasar segmen wireless earbuds premium dan kacamata pintar yang selama ini terkungkung batasan jarak Bluetooth. Dengan Wi-Fi 6E tertanam di chip tunggal, perangkat audio bisa mengakses layanan streaming cloud secara langsung, bahkan saat ponsel tertinggal di ruangan lain atau sedang diisi daya.

Audio Lossless 24-bit Tanpa Batas Jarak Bluetooth

Integrasi Wi-Fi 6E pada Snapdragon Sound Elite Gen 2 dirancang mengatasi keterbatasan bandwidth Bluetooth konvensional. Platform ini mampu mengalirkan audio lossless 24-bit 96kHz dengan bandwidth luas secara konsisten, tanpa risiko audio terputus-putus seperti yang kerap terjadi pada koneksi nirkabel jarak jauh.

Koneksi direct-to-cloud menjadi pembeda utama. Perangkat audio dapat langsung terhubung ke jaringan Wi-Fi lokal dan mengakses layanan streaming musik di cloud, bahkan ketika ponsel pengguna terselip di sofa atau berada di kamar sebelah.

Pendekatan chip tunggal ini juga menghapus kebutuhan chip Wi-Fi terpisah seperti pada platform audio S7 Pro (XPAN) keluaran 2023. Platform lama tersebut sebelumnya sempat diadopsi secara terbatas oleh Xiaomi Buds 5 Pro pada 2025.

30% Lebih Ringkas, Hemat Daya, dan AI Dua Kali Lipat

Qualcomm menyematkan sejumlah peningkatan spesifikasi untuk memikat produsen perangkat audio yang membutuhkan komponen berukuran sangat kecil. Bodi chip generasi terbaru ini 30% lebih mungil dibanding pendahulunya, mempermudah integrasi pada earbuds mini maupun frame kacamata.

Dari sisi efisiensi daya, chip ini menghemat konsumsi daya hingga 40% sehingga masa pakai baterai perangkat bisa lebih panjang. Kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan juga melonjak hingga dua kali lipat untuk memproses suara dan fitur audio adaptif pintar.

Kolaborasi dengan Bose, HP, dan Cleer

Qualcomm mengonfirmasi kerja sama erat dengan sejumlah pabrikan perangkat teknologi dan audio ternama untuk menyambut kehadiran Snapdragon Sound Elite Gen 2. Qualcomm saat ini bekerja sama dengan HP untuk pengembangan produk audio terbaru.

Kemitraan dengan Bose diarahkan pada lini audio premium generasi berikutnya. Sementara itu, Qualcomm menggandeng Cleer untuk memelopori kategori intelligent hearables, termasuk pengembangan earbuds pintar yang dilengkapi modul kamera terintegrasi.

Dampak ke Pasar Audio Wearable

Langkah Qualcomm ini berpotensi mengubah lanskap persaingan di segmen TWS premium yang selama ini didominasi keterbatasan Bluetooth. Produsen perangkat audio di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kemungkinan akan mengadopsi platform ini untuk produk kelas atas mereka dalam beberapa kuartal ke depan.

Bagi pengguna, kombinasi audio lossless tanpa batas jarak dan efisiensi daya yang lebih tinggi menjanjikan pengalaman mendengarkan yang lebih stabil. Namun adopsi massal tetap bergantung pada kesiapan produsen perangkat dan ketersediaan infrastruktur Wi-Fi 6E di masing-masing pasar.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top