KALIMANTAN UTARA — Transmart kembali menggelar Full Day Sale pada Minggu, 27 September 2026, dengan mesin cuci front load 7 kg sebagai salah satu produk diskon terbesar. Harga normal Rp 6.129.000 turun menjadi Rp 5.089.000, dan bisa jadi Rp 4.071.200 bagi pelanggan yang bertransaksi lewat Allo Prime, Allo Paylater, atau kartu kredit Bank Mega dan Bank Mega Syariah.
Skema diskonnya berlapis. Harga normal produk tersebut Rp 6.129.000, lalu dipangkas menjadi Rp 5.089.000 pada harga promo. Potongan tambahan baru terbuka jika pelanggan membayar memakai instrumen tertentu.
Pelanggan yang bertransaksi menggunakan Allo Prime, Allo Paylater, kartu kredit Bank Mega, atau Bank Mega Syariah bisa menebus mesin cuci itu mulai Rp 4.071.200. Selisihnya Rp 2.057.800 dari harga normal.
Angka itu menempatkan mesin cuci front load 7 kg sebagai salah satu daya tarik utama kategori elektronik di Transmart Full Day Sale. Kategori ini memang jadi penyumbang diskon terbesar dalam promo tersebut.
Diskon tidak berlaku untuk pembelian partai besar. Ketentuan ini membatasi promo pada pembelian ritel per unit, bukan pembelian grosir atau reseller.
Pelanggan disarankan mengecek ketersediaan stok di gerai terdekat sebelum datang, karena promo elektronik biasanya terbatas pada jumlah unit tertentu per gerai.
Transmart menyediakan unit pembukaan instan di gerai Cibubur dan Central Park bagi pelanggan yang belum memiliki kartu kredit Bank Mega. Layanan ini memungkinkan pengajuan dan aktivasi kartu langsung di lokasi.
Untuk Allo Prime, pelanggan cukup mengunduh aplikasi Allo Bank di Play Store atau App Store, lalu melakukan upgrade ke Allo Prime melalui tautan yang tersedia di aplikasi.
Full Day Sale merupakan program promo berulang Transmart yang menyasar kategori kebutuhan rumah tangga, termasuk elektronik. Pola diskonnya bergantung pada kombinasi harga promo dasar dan metode pembayaran mitra.
Strategi ini mengikat tiga pihak sekaligus: Transmart sebagai peritel, Allo Bank sebagai penyedia paylater dan kartu, serta Bank Mega sebagai penerbit kartu kredit. Pelanggan yang sudah memegang instrumen tersebut mendapat potongan paling besar.
Bagi pelaku bisnis digital, skema semacam ini memperlihatkan bagaimana peritel memakai kanal pembayaran sebagai pengungkit penjualan, bukan sekadar alat transaksi. Bagi konsumen, keputusan membeli bergantung pada kesiapan memiliki produk pembayaran mitra tersebut.