Warga Sebatik Apresiasi Breakwater yang Mulai Tahan Gelombang, Minta Pemeliharaan Berlanjut

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:16:31 WIB
Warga Pulau Sebatik merasakan manfaat breakwater yang mulai menahan gelombang di kawasan pesisir.

NUNUKAN — Kepala Desa Padaidi, Abigurdi, menyebut warga yang tinggal dan beraktivitas di sekitar garis pantai Pulau Sebatik kini merasakan langsung manfaat pemecah gelombang tersebut.

"Masyarakat merasa terbantukan dengan adanya breakwater ini. Abrasi pantai agak berkurang karena sudah ada penahan gelombang," ujar Abigurdi.

Menurutnya, pengamanan pantai bukan sekadar menahan gelombang. Kawasan pesisir itu menjadi ruang hidup dan pusat aktivitas ekonomi warga sehari-hari.

Nelayan dan Permukiman Pesisir Jadi Pihak Paling Terbantu

Kepala Desa Tanjung Karang, Faizal, menilai keberadaan breakwater berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat yang bermukim maupun beraktivitas di kawasan pesisir, termasuk nelayan.

Persoalan abrasi di Pulau Sebatik tidak hanya mengubah garis pantai. Dampaknya berpotensi merembet ke permukiman, aktivitas warga, dan kawasan ekonomi pesisir.

Sebagai wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, pengamanan pesisir Sebatik punya arti strategis tersendiri dalam menjaga ruang wilayah Indonesia.

Pemantauan Dipastikan Sesuai Ketentuan Teknis

Pembangunan pengamanan pantai paket lanjutan di Pulau Sebatik menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan kawasan pesisir.

Balai Wilayah Sungai Kalimantan V Tanjung Selor bersama BP2JK melakukan pemantauan dan evaluasi pekerjaan untuk memastikan pelaksanaan sesuai rencana dan ketentuan teknis.

PPK Sungai dan Pantai SNPT PJSA Kalimantan V Provinsi Kalimantan Utara, Hengky Irawan Ahmad Yani, menyatakan pemantauan dilakukan sebagai bagian dari pengendalian pekerjaan.

"Pemantauan dan evaluasi dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan," kata Hengky.

Ia menyebut pembangunan pengamanan pantai tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat perlindungan kawasan pesisir Sebatik dalam menghadapi tekanan gelombang dan potensi abrasi.

Harapan Warga: Fungsi Breakwater Jangan Berhenti di Konstruksi

Meski manfaatnya mulai dirasakan, warga berharap perhatian terhadap pesisir Sebatik berlanjut setelah pekerjaan konstruksi selesai.

Pemeliharaan, pengawasan, dan evaluasi berkala dinilai diperlukan agar fungsi pengamanan pantai tetap terjaga dalam jangka panjang.

Faizal dan Abigurdi berharap infrastruktur tersebut terus dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat Sebatik, keberadaan breakwater bukan hanya berfungsi menahan gelombang. Infrastruktur itu menjadi bagian dari upaya menjaga permukiman, aktivitas ekonomi, dan ruang hidup masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Sumber: terasnkri.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top