Paras Fest 2026 di Nunukan Raup Omzet UMKM Rp 1,55 Miliar selama 2–13 Oktober

Penulis: Boyke Sihombing  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:46:01 WIB
Paras Fest 2026 di Nunukan mencatat omzet UMKM sebesar Rp 1,55 miliar selama 2–13 Oktober.

NUNUKAN — Kepala Bidang UKM DKUKMPP Kabupaten Nunukan, Mardiana, menyebut capaian itu sebagai hasil keramaian rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Nunukan yang berpusat di RTP Paras Perbatasan. Selain hiburan dan pertunjukan budaya, kegiatan tersebut membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menjual produk langsung ke pengunjung.

Omzet Harian Tertinggi Tembus Rp 215 Juta

Laporan harian DKUKMPP menunjukkan tiga hari dengan transaksi paling besar. Puncaknya pada 10 Oktober sebesar Rp 215.614.000, disusul 12 Oktober Rp 200.501.000, dan 7 Oktober Rp 174.505.000.

Angka tersebut mencerminkan besarnya aktivitas jual beli selama Paras Fest berlangsung. Keramaian pengunjung di lokasi dinilai menjadi pemicu utama perputaran uang di stan-stan UMKM.

Pawai Budaya hingga Konser Nidji di Malam Penutupan

Rangkaian agenda di RTP Paras Perbatasan dimulai Jumat, 9 Oktober 2026, lewat lomba tari kreasi. Sehari kemudian, pawai budaya dan karnaval kendaraan hias menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang.

Pada Minggu (11/10/2026), panitia menggelar pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui senam Lukiwol yang menghadirkan artis ibu kota Liza Natalia. Hari yang sama juga diisi lomba binaraga dan final pemilihan Duta Wisata.

Memasuki Senin (12/10/2026), festival kuliner dan kegiatan tumpeng organisasi perangkat daerah (OPD) berlangsung sepanjang hari. Malamnya, panggung diisi Aris serta grup band GIGI dari ibu kota.

Pada Selasa (13/10/2026), band tradisional dan pentas tari etnis kembali ditampilkan. Malam penutupan, Rabu (14/10/2026), grup band Nidji tampil sebagai penampil terakhir rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Nunukan.

Mengapa Keramaian Jadi Kunci Penjualan UMKM

Mardiana menegaskan bahwa Paras Fest tidak hanya berfungsi sebagai panggung hiburan. Menurutnya, kegiatan itu menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk dan memperluas pemasaran.

"Paras Fest menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk dan memperluas pemasaran. Selain memeriahkan HUT Kabupaten Nunukan, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Mardiana, Rabu (14/10/2026).

Kehadiran pengunjung dalam berbagai agenda membuka peluang bagi pelaku usaha memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, dan menaikkan penjualan. Pemerintah Kabupaten Nunukan diharapkan mendorong kegiatan serupa sebagai bagian pengembangan UMKM dan penguatan ekonomi lokal.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: kaltaragrande.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top