KALIMANTAN UTARA — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyerahkan langsung surat dukungan resmi Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden FIFA Gianni Infantino di Tokyo, Jepang. Penyerahan berlangsung di sela Kongres Luar Biasa AFC, mempertegas posisi Indonesia mendukung kelanjutan kepemimpinan Infantino.
Melalui unggahan di media sosial, Erick menegaskan penyerahan surat merupakan bagian dari komitmen pemerintah membangun sinergi global di ranah sepak bola.
Erick menyampaikan langsung maksud surat tersebut. Menurutnya, dukungan Indonesia bukan sekadar formalitas diplomasi, melainkan sinyal keterlibatan aktif dalam komunitas sepak bola internasional.
"Hari ini saya menyampaikan secara langsung surat dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebagai bentuk komunikasi resmi dan dukungan Indonesia terhadap kepemimpinan FIFA," kata Erick.
Erick menilai hubungan erat dengan induk organisasi sepak bola dunia membuka peluang lebih luas bagi perkembangan olahraga nasional. Sepak bola, menurutnya, berfungsi sebagai jembatan persatuan dan kerja sama antarnegara.
"Bagi Indonesia, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga jembatan persatuan, persahabatan, dan kerja sama antarnegara. Semoga langkah ini semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan komunitas sepak bola internasional serta membuka ruang yang lebih luas bagi kemajuan sepak bola Indonesia dan dunia," ujar Erick.
"Indonesia hadir, menjalin persahabatan, dan berkontribusi bagi masa depan sepak bola dunia," lanjutnya.
Gianni Infantino menyambut hangat surat dari Prabowo yang diserahkan langsung oleh PSSI. Presiden FIFA berusia 56 tahun itu menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan pemerintah Indonesia.
"Merupakan suatu kehormatan besar bertemu dengan Presiden PSSI Erick Thohir yang menyerahkan surat dukungan dari Presiden Indonesia Prabowo Subianto," ungkap Infantino.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo, Erick Thohir, dan semua pihak di PSSI atas kepercayaan serta dukungan kuat mereka saat kita bekerja sama memastikan sepak bola menjadi milik semua orang, di mana pun berada," lanjutnya.
Sikap Indonesia bersama anggota AFC menjadi modal krusial bagi Infantino di tengah peta politik menuju pemilihan Presiden FIFA. Blok Asia yang menaungi 46 federasi anggota berperan sebagai penyeimbang saat muncul gelombang penolakan dari konfederasi Eropa dan CONCACAF.
Proses pencalonan Presiden FIFA untuk masa jabatan 2027-2031 bakal ditutup pada 18 November mendatang. Peta persaingan baru akan ditentukan pada Kongres FIFA di Rabat, Maroko, Maret 2027.
Dukungan yang diserahkan Erick di Tokyo menempatkan Indonesia di barisan depan blok Asia yang mendukung Infantino. Posisi itu dinilai strategis bagi diplomasi sepak bola nasional menjelang kongres penentu.