RANS Carnival Buka Suara Soal Artis Mundur dan Isu Sepi

Penulis: Edi Wahyono  •  Minggu, 01 November 2026 | 15:22:31 WIB
Pihak RANS Carnival merilis pernyataan resmi terkait mundurnya sejumlah artis dari daftar penampil.

KALIMANTAN UTARA — Pihak RANS Carnival akhirnya merilis pernyataan resmi menyusul gelombang mundurnya sejumlah musisi dan artis dari daftar penampil. Pernyataan itu muncul setelah acara tersebut diisukan sepi buntut kehadiran Raffi Ahmad dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober. RANS Carnival menyatakan tetap berupaya menggelar acara dengan konsep yang lebih sederhana.

Pernyataan resmi RANS Carnival diunggah melalui akun Instagram @ranscarnivalofficial. Pihak penyelenggara menuliskan bahwa mereka memahami kondisi dan kekhawatiran yang muncul belakangan ini. Namun, situasi yang terjadi disebut bukan hal yang mereka harapkan.

“Kami memahami perhatian dan kekhawatiran yang muncul terkait situasi belakangan ini. Situasi yang terjadi tentunya merupakan hal yang tidak pernah kami harapkan,” tulis pihak RANS Carnival, dikutip Minggu (1/10/2026).

Alasan RANS Carnival Digelar

Sejak awal, RANS Carnival disebut hadir untuk memberikan hiburan gratis kepada masyarakat. Acara ini juga membuka ruang bagi musisi hingga pelaku UMKM untuk terlibat.

“Selama ini, RANS Carnival juga menjadi wadah kolaborasi dengan berbagai pihak, memberikan kesempatan bagi musisi dan kreator untuk menampilkan karya mereka, serta menyediakan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Kolaborasi ini dijalankan secara profesional dan diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat,” tambah mereka.

Konsep Lebih Sederhana Jadi Jalan Tengah

RANS Carnival berupaya agar acara tetap terselenggara dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi saat ini. Penyelenggara memilih konsep yang lebih sederhana tanpa meninggalkan para pekerja seni dan pelaku usaha kecil.

“Dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi saat ini, kami terus mengupayakan agar RANS Carnival dapat tetap diselenggarakan dengan konsep yang lebih sederhana, dengan tetap melibatkan pekerja seni, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif setempat,” tutur pihak RANS Carnival.

Dampak bagi Industri Hiburan

Mundurnya sejumlah artis dari RANS Carnival menunjukkan bagaimana dinamika sosial-politik bisa langsung memengaruhi jadwal penampilan publik. Bagi penyelenggara, menjaga kepercayaan musisi dan penonton menjadi pekerjaan yang tidak ringan.

Keputusan mempertahankan acara dengan skala lebih kecil jadi pilihan pragmatis. RANS Carnival tetap ingin memberi ruang bagi musisi dan UMKM, sekaligus menekan risiko di tengah situasi yang belum kondusif.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: celebrity.okezone.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top