KALIMANTAN UTARA — Gentle Monster memastikan kacamata Android XR pertamanya meluncur Desember 2026, menjadi salah satu dari dua perangkat awal yang membawa platform extended reality Google ke pasar konsumen. Kepastian ini menyusul pengumuman pre-order Warby Parker pada 12 November, dengan kedua merek berbagi branding "Intelligent Eyewear" dari Google dan Samsung. Jadwal rilis yang mepet akhir tahun menandai dimulainya persaingan kacamata pintar di segmen gaya hidup.
Gentle Monster menyampaikan konfirmasi jadwal lewat teaser film pendek di akun X resminya. Film tersebut dibintangi aktor Joaquin Phoenix dan digambarkan sebagai "perjalanan sinematik antara kenyataan dan mimpi". Versi lengkapnya akan tayang pertengahan November, kemungkinan besar bertepatan dengan tanggal pre-order Warby Parker.
Yang jadi sorotan justru penyebutan singkat soal jadwal peluncuran kacamata Android XR milik Gentle Monster. Sebelumnya informasi ini hanya berstatus rumor, kini menjadi konfirmasi resmi bahwa perangkat pertama berbasis Android XR akan tersedia pada Desember 2026.
Google menggandeng dua perusahaan kacamata sebagai mitra desain untuk peluncuran awal Android XR. Warby Parker lebih dulu mengumumkan pembukaan pre-order pada 12 November, sementara Gentle Monster menyusul dengan kepastian jadwal rilis.
Keduanya memakai branding "Intelligent Eyewear" yang dirumuskan bersama Google dan Samsung. Penamaan ini menegaskan posisi produk sebagai kacamata pintar bergaya sehari-hari, bukan headset bulky seperti perangkat XR generasi sebelumnya.
Warby Parker belum menyebut apakah produknya juga meluncur pada Desember. Namun pola kemitraan yang sejajar membuat peluncuran dalam jendela waktu yang sama cukup masuk akal.
Pre-order 12 November akan menjadi indikator awal minat pasar terhadap kacamata Android XR. Angka pemesanan dari dua merek ini bisa dibaca sebagai sinyal permintaan sebelum pengiriman massal dimulai.
Detail teknis Android XR sejauh ini lebih banyak bocor dari perangkat Samsung, mitra hardware utama platform. Bocoran menyebut sekitar 25 varian desain dengan baterai berdurasi 9 jam, mengutip laporan yang beredar.
Angka tersebut menempatkan kacamata Android XR di rentang pemakaian seharian ringan. Untuk pengguna Indonesia yang mobilitasnya tinggi, daya tahan baterai akan jadi pertimbangan utama sebelum membeli perangkat kelas baru ini.
Segmen kacamata pintar saat ini dikuasai Ray-Ban Meta yang menonjolkan kamera dan audio. Ulasan terhadap perangkat itu menyebut spesifikasinya mumpuni, tetapi harga menjadi catatan tersendiri.
Kehadiran Android XR memperluas pilihan platform di luar ekosistem Meta. Bagi pelaku bisnis digital, ini membuka peluang format konten baru yang memadukan tampilan digital dengan aktivitas harian pengguna.
Peluncuran Desember 2026 terbilang terlambat untuk siklus produk akhir tahun. Meski begitu, kehadiran perangkat nyata di pasar lebih penting daripada penundaan berulang yang sempat mewarnai kategori XR beberapa tahun terakhir.
Bagi pasar Indonesia, ketersediaan resmi masih bergantung pada rencana distribusi Google dan mitra regionalnya. Pengguna lokal kemungkinan perlu menunggu pengumuman terpisah soal harga dan jalur masuk perangkat ini.