Penyanyi Silet Open Up tampil mengenakan busana Batik Malinau saat menghibur pengunjung Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Minggu (27/9). Penampilan itu disebut menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, karena memperkenalkan batik daerah ke panggung nasional. Ketua Dekranasda Malinau Maylenty Wempi menyebut batik Malinau kini punya ruang tampil lebih modern tanpa meninggalkan identitas daerah.
MALINAU — Pelantun lagu "Tabola Bale" tersebut tampil menggunakan jaket batik yang dipadukan dengan celana Batik Malinau. Perpaduan itu memberi kesan modern dan elegan, sekaligus tetap menonjolkan identitas budaya daerah.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malinau Maylenty Wempi mengatakan penampilan Silet Open Up menjadi bagian dari upaya memperkenalkan batik Malinau kepada masyarakat yang lebih luas.
"Tentu ini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Malinau dan Kaltara karena Batik Malinau semakin dikenal di panggung nasional," ujar Maylenty melalui pesan singkat, Senin.
Batik Malinau Dikemas dengan Gaya Fesyen Masa Kini
Maylenty menilai batik daerah tidak hanya cocok dikenakan dalam suasana formal atau kegiatan adat. Batik juga dapat dikemas menjadi busana modern yang mengikuti perkembangan tren fesyen.
Menurutnya, penampilan penyanyi dengan lagu populernya berjudul "Tabola Bale" itu menunjukkan produk lokal Malinau memiliki ruang untuk berkembang dan diperkenalkan kepada generasi muda.
"Busana batik yang dikenakan Silet menjadi bagian dari upaya memperkenalkan batik Malinau kepada masyarakat yang lebih luas," katanya.
"Unsur budaya lokal yang dituangkan dalam pakaian dapat tampil lebih dekat dengan gaya berpakaian masa kini tanpa meninggalkan identitas daerah," ujar Maylenty.
Kriyanusa 2026 Jadi Ruang Perkenalan Produk Kreatif Malinau
Kriyanusa 2026 digelar mulai 26 hingga 30 September dan dibuka oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Gibran Rakabuming. Ajang itu menjadi ruang bagi Kabupaten Malinau memperkenalkan kekayaan budaya dan produk kreatif lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Keikutsertaan Malinau di pameran kerajinan nasional itu sekaligus menunjukkan Batik Malinau dapat tampil modern, percaya diri, dan tetap membawa identitas daerah. Maylenty berharap langkah tersebut membuka peluang lebih luas bagi perajin dan pelaku usaha kerajinan di Malinau.