Pencarian

Pertamina Tindak Lanjuti Temuan Pelat Nomor Ganda di SPBU Bulungan, Operator Dipecat dan Nopol Dihapus

Rabu, 30 September 2026 • 08:38:01 WIB
Pertamina Tindak Lanjuti Temuan Pelat Nomor Ganda di SPBU Bulungan, Operator Dipecat dan Nopol Dihapus
Pertamina menindaklanjuti temuan pelat nomor ganda pada truk pengisian BBM di SPBU Bulungan.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menindaklanjuti temuan perbedaan nomor polisi pada truk yang mengisi BBM di SPBU 64.772.01, Kabupaten Bulungan, Selasa (22/9). Pemeriksaan awal menemukan nomor polisi yang terlihat di kendaraan berbeda dengan yang tercatat saat transaksi, dan ada indikasi pelat dilapisi di area SPBU. Operator yang terbukti melanggar sudah diakhiri hubungan kerjanya, sementara nomor polisi kendaraan tersebut telah dihapus.

TANJUNG SELOR — Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyatakan pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV, dokumentasi kendaraan, dan data transaksi untuk menelusuri kejadian di SPBU 64.772.01. Pemeriksaan menyasar seluruh jejak pengisian truk yang nopolnya tidak sinkron antara yang tampak di kendaraan dan yang tercatat di sistem.

Dari penelusuran awal, Pertamina menemukan indikasi nomor polisi kendaraan dilapisi di area SPBU. Temuan itu dinilai bukan sekadar selisih administrasi, melainkan potensi penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi.

Operator Dipecat, Nopol Truk Dihapus dari Sistem

Pertamina tidak menunggu pemeriksaan tuntas untuk menjatuhkan sanksi internal. Operator yang terbukti melakukan pelanggaran sudah diakhiri hubungan kerjanya sesuai hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku.

"Temuan ini kami tangani dengan serius. Pertamina saat ini sudah melakukan pengakhiran hubungan kerja kepada operator yang terbukti melakukan pelanggaran. Sesuai hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku, nomor polisi (nopol) yang tercantum pada kendaraan tersebut, saat ini juga sudah di hapus," ujar Edi.

Penghapusan nopol dari sistem menutup ruang truk tersebut mengisi BBM di SPBU mana pun. Langkah ini diambil bersamaan dengan penelusuran lanjutan terhadap transaksi yang melibatkan kendaraan bersangkutan.

Pengelola SPBU Diminta Verifikasi Setiap Pengisian

Pertamina meminta pengelola SPBU memastikan setiap pengisian dilayani sesuai identitas kendaraan dan ketentuan penyaluran BBM. Permintaan itu disampaikan menyusul temuan bahwa pelat nomor bisa dilapisi tanpa terdeteksi petugas di lapangan.

Jika pemeriksaan menemukan pelanggaran lain, Pertamina akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan. Koordinasi dengan pihak berwenang juga disiapkan bila diperlukan.

Pengawasan SPBU Diperkuat

Edi menyatakan pihaknya memahami perhatian masyarakat terhadap ketepatan penyaluran BBM. Informasi yang masuk dari warga, menurut dia, menjadi bagian dari penelusuran kasus di Bulungan.

"Kami memahami perhatian masyarakat terhadap ketepatan penyaluran BBM. Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Pengawasan di SPBU akan kami perkuat agar pelayanan berlangsung tertib dan BBM disalurkan kepada konsumen yang berhak," kata Edi.

Penguatan pengawasan mencakup verifikasi identitas kendaraan saat transaksi dan pengecekan berkala di SPBU. Pertamina belum merinci bentuk teknis penguatan tersebut maupun jumlah SPBU yang akan diperiksa di Kalimantan Utara.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltara.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks