Pencarian

Pasar Murah BI Kaltara di Nunukan Bantu Warga Perbatasan Sebuku dan Tulin Onsoi Beli Sembako Terjangkau

Rabu, 07 Oktober 2026 • 10:16:02 WIB
Pasar Murah BI Kaltara di Nunukan Bantu Warga Perbatasan Sebuku dan Tulin Onsoi Beli Sembako Terjangkau
Warga membeli sembako pada pasar murah Bank Indonesia Kaltara di Kecamatan Sebuku, Nunukan.

NUNUKAN — Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik, menyebut wilayah perbatasan perlu mendapat dukungan tersendiri karena posisinya yang jauh dari pusat distribusi. Dukungan itu diwujudkan lewat layanan kas, edukasi, dan kerja sama lintas instansi.

Pelaksanaan pasar murah melibatkan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Sasaran utamanya warga yang kesulitan menjangkau bahan pangan akibat keterbatasan transportasi.

Mengapa Warga Perbatasan Jadi Sasaran Pasar Murah

Letak permukiman yang berjauhan dari pusat distribusi membuat warga menanggung biaya pengeluaran lebih tinggi untuk kebutuhan pokok. Keterbatasan akses transportasi memperparah kondisi itu.

Pasar murah diharapkan memangkas beban pengeluaran harian warga. Selain harga, kegiatan ini juga menjaga ketersediaan pasokan pangan di wilayah perbatasan.

Sinergi BI Kaltara, Pemkab Nunukan, BOTASUPAL, dan Satgas Pamtas

Agus menegaskan kerja bersama sejumlah pihak dibutuhkan untuk memperkuat kondisi masyarakat di kawasan tersebut. Ia menyebut kolaborasi lintas instansi sebagai modal menjaga kepercayaan warga terhadap Rupiah.

"Wilayah perbatasan merupakan beranda terdepan Indonesia. Kehadiran Bank Indonesia melalui layanan kas, edukasi, dan kerja sama lintas instansi diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat," ujar Agus.

Ia juga berharap sinergi yang terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Nunukan, BOTASUPAL, dan Satgas Pamtas semakin memperkuat kedaulatan Rupiah. Menurutnya, hal itu sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Stabilitas Pasokan Pangan Ikut Jadi Perhatian

Selain menjaga keterjangkauan harga, pasar murah diarahkan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia. Stabilitas pasokan pangan bagi warga perbatasan menjadi salah satu target kegiatan.

Agus menyatakan sinergi yang kuat menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah dan sistem pembayaran nasional.

"Sinergi yang kuat akan menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah dan sistem pembayaran nasional," ujarnya.

Rangkaian kegiatan BI Kaltara di Kecamatan Sebuku dan Tulin Onsoi berlangsung 28–30 September 2026. Pasar murah menjadi salah satu agenda dalam rangkaian tersebut.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: headlinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks