Pencarian

Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati Soroti Dominasi Siaran Malaysia di Perbatasan Kaltara, Dorong Penguatan RRI Tarakan

Senin, 12 Oktober 2026 • 12:46:31 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati Soroti Dominasi Siaran Malaysia di Perbatasan Kaltara, Dorong Penguatan RRI Tarakan
Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati menyoroti dominasi siaran Malaysia di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.

TARAKAN — Rahmawati menegaskan bahwa penguatan jangkauan siaran RRI di wilayah perbatasan bukan sekadar persoalan pengembangan lembaga penyiaran. Menurutnya, keberadaan infrastruktur penyiaran yang memadai menentukan apakah masyarakat di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) tetap memperoleh akses informasi dari dalam negeri.

Persoalan tersebut menjadi semakin relevan bagi daerah yang jauh dari pusat perkotaan. Sebuku dan Krayan, dua wilayah di Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia, disebut sebagai contoh kawasan yang menghadapi keterbatasan akses siaran nasional.

Mengapa Siaran Negara Tetangga Lebih Mudah Masuk?

Keterbatasan jangkauan siaran dalam negeri berpotensi membuat masyarakat lebih banyak menerima informasi dari siaran negara tetangga. Rahmawati mengingatkan bahwa kondisi ini berkaitan langsung dengan kehadiran informasi publik Indonesia di wilayah perbatasan.

"Jangan sampai kita ini daerah 3T, jangan sampai siaran-siaran itu didominasi oleh negara tetangga," ujarnya.

Ia menilai pemerintah perlu memberikan perhatian terhadap pengembangan infrastruktur dan inovasi penyiaran. Tujuannya agar masyarakat di wilayah 3T dapat menikmati akses siaran nasional secara lebih optimal.

Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Dukungan tersebut, kata Rahmawati, perlu diwujudkan melalui koordinasi dengan pemerintah setempat dan pemerintah pusat. Ia juga menyatakan akan membawa aspirasi jajaran RRI Tarakan, termasuk kebutuhan pembangunan stasiun penyiaran dan pengembangan fasilitas yang dapat memperluas jangkauan layanan informasi.

"Jangan sampai masyarakat di daerah perbatasan lebih banyak mendengar siaran-siaran negara tetangga. Itu akan kami upayakan dan akan terus-menerus," ungkapnya.

RRI Tarakan Ajukan Pembangunan Stasiun Relay

Kepala RRI Tarakan, Haris Munandar, berharap pemerintah dapat mendorong penguatan jaringan RRI melalui pembangunan stasiun relay maupun stasiun siaran di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan. Menurutnya, keberadaan stasiun tambahan dibutuhkan untuk memperluas jangkauan siaran.

Langkah itu dinilai dapat menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses penyiaran. Haris mengapresiasi kunjungan Rahmawati yang dinilai memberikan kesempatan kepada RRI untuk menyampaikan kebutuhan pengembangan lembaga.

RRI Tarakan juga berencana memperkuat keberadaannya di ibu kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor. Haris berharap aspirasi tersebut dapat memperoleh dukungan dan ditindaklanjuti hingga terealisasi.

Peran RRI di Wilayah Perbatasan

Penguatan jaringan penyiaran, menurut Haris, akan membantu RRI menjalankan fungsi pelayanan informasi kepada masyarakat secara lebih luas. Ia menekankan bahwa kebutuhan ini tidak hanya soal teknis penyiaran, tetapi menyangkut hak warga perbatasan atas informasi nasional.

Rahmawati menegaskan bahwa pengembangan RRI perlu menjadi perhatian bersama. Dengan dukungan infrastruktur dan kebijakan yang tepat, RRI diharapkan mampu memperkuat kehadiran informasi Indonesia sekaligus menjangkau masyarakat hingga ke daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks