Karhutla Tanjung Selor KM 4 Padam Usai Polisi Terjunkan Water Cannon

Penulis: Fiqri Ramadhan  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 00:36:29 WIB
Polisi Polda Kaltara menggunakan dua unit Armoured Water Cannon untuk memadamkan karhutla di Jalan Poros Tanjung Selor KM 4.

TANJUNG SELOR — Api yang melalap lahan di kawasan Jalan Poros Tanjung Selor KM 4 berhasil dikendalikan tim gabungan Direktorat Samapta dan Satuan Brimob Polda Kaltara. Insiden yang terdeteksi sekitar pukul 13.10 WITA ini memicu respons cepat kepolisian untuk mencegah dampak yang lebih luas di area tersebut.

Polisi Kerahkan Dua Unit Armoured Water Cannon ke Lokasi

Kombes Pol. Andreas Deddy Wijaya memimpin langsung operasi pemadaman di lapangan dengan membawa kekuatan penuh. Petugas memaksimalkan dua unit Armoured Water Cannon (AWC) serta satu kendaraan taktis khusus karhutla untuk menjinakkan si jago merah yang sempat berkobar di pinggir jalan.

Strategi isolasi area menjadi prioritas utama petugas guna memutus rambatan api. Tim di lapangan fokus melakukan penyemprotan intensif pada titik api utama sekaligus membuat sekat bakar di sekitar lokasi terdampak.

“Kami lakukan pemadaman intensif dan langkah antisipatif agar api tidak merembet ke kawasan lain, terutama permukiman warga,” ungkap Direktur Samapta Polda Kaltara, Kombes Pol. Andreas Deddy Wijaya.

Sistem Buka-Tutup Jalan Diberlakukan di Jalur Poros Bulungan

Lokasi kebakaran yang berada tepat di pinggir jalur lintas utama membuat arus lalu lintas sempat terganggu. Mengingat tingginya volume kendaraan di KM 4, polisi terpaksa menerapkan sistem buka-tutup jalan untuk menjamin keamanan para pengguna jalan dari risiko asap pekat.

Langkah pengaturan lalu lintas ini dilakukan secara simultan dengan upaya pemadaman di lapangan. Petugas memastikan tidak ada kendaraan yang terjebak atau terancam panas api saat melintasi jalur poros yang menghubungkan berbagai wilayah di Bulungan tersebut.

Koordinasi yang solid antarunit membuat api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu singkat. Kepolisian mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun kerugian bangunan milik warga dalam peristiwa kebakaran lahan ini.

Polda Kaltara Perketat Pengawasan Area Rawan Bakar

Setelah situasi dinyatakan kondusif, arus lalu lintas di Jalan Poros Tanjung Selor kembali dinormalisasi. Kendaraan kini sudah dapat melintas dengan lancar tanpa gangguan kepulan asap yang sebelumnya menyelimuti badan jalan.

Polda Kaltara mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat cuaca terik. Partisipasi warga dalam memberikan laporan cepat sangat dibutuhkan untuk mencegah eskalasi kebakaran hutan yang lebih besar di masa mendatang.

Reporter: Fiqri Ramadhan
Back to top