Apple Siapkan iPhone 18 Pro dengan Baterai Lebih Besar dan Dynamic Island 35% Lebih Tipis, Rilis Terpisah dari Model Standar

Penulis: Boyke Sihombing  •  Senin, 11 Mei 2026 | 23:43:02 WIB
iPhone 18 Pro Max hadir dengan kapasitas baterai lebih besar mencapai 5.200 mAh.

KALIMANTAN UTARA — Kabar terbaru dari rantai pasokan Apple menunjukkan bahwa iPhone 18 Pro Max akan memiliki kapasitas baterai antara 5.100 hingga 5.200 mAh, melampaui rekor pendahulunya yang sebesar 5.088 mAh. Informasi ini pertama kali diungkap oleh pembocor asal China, Digital Chat Station, melalui akun Weibo-nya. Jika akurat, peningkatan ini akan mendorong ketahanan perangkat dari angka 39 jam yang diklaim Apple pada iPhone 17 Pro Max saat ini.

Konsekuensi dari baterai yang lebih besar adalah perubahan dimensi bodi. Menurut rumor yang beredar, iPhone 18 Pro Max akan sedikit lebih tebal dan berbobot sekitar 243 gram — hanya 3 gram lebih ringan dari iPhone 14 Pro Max yang saat ini memegang rekor sebagai iPhone terberat yang pernah diproduksi. Pilihan material yang lebih seamless pada bagian belakang juga dikabarkan akan menggantikan tampilan dua warna yang digunakan pada iPhone 17 Pro.

Dynamic Island menyusut 35% tanpa menghilang total

Salah satu perubahan paling kontroversial yang diperdebatkan adalah nasib Dynamic Island. The Information melaporkan bahwa Apple menargetkan desain tanpa potongan besar di layar, hanya menyisakan lubang pinhole untuk kamera di sudut kiri atas. Namun, analis display Ross Young dan jurnalis Bloomberg Mark Gurman membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa Dynamic Island akan tetap ada tetapi ukurannya dipangkas drastis.

Pembocor Ice Universe memberikan angka yang lebih konkret: lebar Dynamic Island pada iPhone 18 Pro diperkirakan hanya 13,5 mm, turun dari 20,7 mm pada iPhone 17 Pro — pengurangan sekitar 35%. Sementara itu, Instant Digital, sumber lain dari China, mengklaim bahwa teknologi Face ID di bawah layar belum akan hadir tahun ini, dan Apple masih mempertimbangkan dua opsi desain untuk Dynamic Island tanpa keputusan final.

Mengapa strategi rilis dua tahap ini penting bagi pasar Indonesia?

Keputusan Apple untuk memisahkan jadwal peluncuran antara model Pro dan standar memiliki implikasi langsung bagi konsumen Indonesia. Selama ini, pengguna di Tanah Air kerap menghadapi jeda distribusi yang lebih panjang untuk varian termahal. Dengan model Pro yang rilis lebih dulu pada September 2026, Apple memberi sinyal bahwa lini premium menjadi prioritas utama, sementara iPhone 18 reguler dan iPhone 18e yang lebih terjangkau baru menyusul enam bulan kemudian.

Pergeseran ini juga memungkinkan Apple untuk mengelola rantai pasokan secara lebih efisien, terutama untuk komponen yang masih langka seperti panel LTPO dan kamera tetraprism yang diperkirakan akan menjadi eksklusif model Pro. Bagi pasar Indonesia, artinya ketersediaan iPhone 18 Pro di distributor resmi seperti iBox dan Digimap bisa lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya jika Apple memprioritaskan pengiriman ke Asia Tenggara.

Desain yang disempurnakan, bukan dirombak total

Dari segi tampilan, iPhone 18 Pro diperkirakan tidak akan mengalami perubahan revolusioner. Ukuran layar tetap 6,3 inci untuk Pro dan 6,9 inci untuk Pro Max — dimensi yang sama sejak iPhone 16 Pro. Modul kamera belakang masih mempertahankan bentuk plateau terangkat dengan tiga lensa segitiga, meskipun ada indikasi penebalan pada tonjolan lensa individual.

Yang menarik adalah upaya Apple menyamakan warna antara kaca belakang Ceramic Shield 2 dengan rangka aluminium melalui proses penggantian back-glass yang diperbarui. Langkah ini menjawab keluhan pengguna tentang perbedaan warna yang mencolok pada model sebelumnya, sekaligus memberi kesan bodi yang lebih menyatu.

Belum ada informasi resmi mengenai harga. Sebagai gambaran, iPhone 17 Pro Max saat ini dibanderol mulai $1.199 (sekitar Rp 19,2 juta) di Amerika Serikat. Dengan peningkatan baterai dan penyusutan Dynamic Island, kemungkinan besar Apple akan mempertahankan atau sedikit menaikkan banderol untuk seri 2026.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: macrumors.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top