Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Solusi Ekonomi Warga Desa hingga Pelosok

Penulis: Boyke Sihombing  •  Minggu, 17 Mei 2026 | 12:22:02 WIB
Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie mengikuti peluncuran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih secara daring dari Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR — Achmad Djufrie mengikuti peluncuran tersebut secara daring dari Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Acara yang diresmikan langsung oleh Presiden RI itu dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Koperasi Bukan Sekadar Simbol, Harus Jadi Solusi Nyata

Dalam sambutannya, Achmad Djufrie menekankan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan warga desa. Menurutnya, penguatan kelembagaan dan dukungan teknologi menjadi kunci agar koperasi mampu membuka peluang usaha baru.

"Koperasi harus menjadi penggerak ekonomi rakyat. Dengan penguatan kelembagaan dan dukungan teknologi, koperasi diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi daerah," tegas Achmad Djufrie.

Digitalisasi Koperasi untuk Bersaing di Era Modern

Peluncuran KDKMP juga menandai langkah baru dalam digitalisasi koperasi di Indonesia. Pemerintah mendorong koperasi desa dan kelurahan agar terhubung dalam jaringan ekonomi yang lebih luas.

Hal ini dinilai penting agar koperasi di tingkat bawah tidak tertinggal dan mampu bersaing di era digital. Achmad Djufrie menambahkan, program ini bisa menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang efektif jika dikelola secara profesional, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif warga.

Harapan untuk Kaltara: Manfaat Harus Sampai ke Pelosok

Ketua DPRD Kaltara berharap program KDKMP dapat berjalan optimal di Kalimantan Utara. Ia ingin koperasi tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok desa.

"Kita ingin koperasi tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi benar-benar menjadi solusi ekonomi masyarakat di daerah," pungkasnya.

Keberadaan 1.061 titik koperasi yang diluncurkan secara serentak ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi warga melalui sistem koperasi yang modern, produktif, dan berbasis semangat gotong royong.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: suaraborneo.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top