NUNUKAN — Anggota DPRD Kalimantan Utara, Ruman Tumbo, melakukan peninjauan langsung ke SMK Negeri 1 Nunukan pada Senin lalu. Dalam sidak tersebut, legislator Komisi IV itu menemukan sejumlah masalah pada bangunan baru sekolah tersebut.
Ruman menyoroti kebocoran pada atap ruangan yang membuat beberapa ruang kelas tidak bisa digunakan maksimal saat hujan. Ia menilai kualitas pengerjaan proyek perlu dievaluasi agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
Selain atap bocor, Ruman juga menemukan toilet sekolah yang belum bisa digunakan karena perlengkapannya tidak lengkap. Akses tangga pada bangunan juga belum dilengkapi pengaman.
"Masih ada fasilitas yang belum tuntas, padahal bangunannya sudah berdiri. Ini tentu perlu perhatian serius," ujar Ruman saat meninjau lokasi.
Ruman menyebut pihaknya akan menindaklanjuti temuan ini dengan memanggil instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara. Ia ingin meminta penjelasan mengenai kondisi proyek sekolah tersebut.
Persoalan ini rencananya akan dibahas lebih lanjut di DPRD Kaltara sebagai bentuk pengawasan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di daerah.