TANJUNG SELOR — Kebanggaan menyelimuti Kalimantan Utara setelah tiga pasang putra-putri terbaik daerah itu berhasil menembus seleksi ketat Paskibraka tingkat nasional. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan kualitas sumber daya manusia Kaltara di kancah nasional, khususnya dalam momen penting peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak enam orang atau tiga pasang pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Kaltara dinyatakan lolos seleksi. Mereka terdiri dari tiga putra dan tiga putri yang akan mewakili provinsi berjuluk “Benua Etam” ini dalam rangkaian kegiatan Paskibraka Nasional.
Setelah menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan di tingkat pusat, para calon Paskibraka ini akan bertugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus. Momen bersejarah tahun ini akan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, menjadikan tugas mereka semakin istimewa karena menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan pertama di ibu kota baru.
Seleksi Paskibraka tingkat nasional dikenal sangat kompetitif. Peserta tidak hanya diuji fisik dan baris-berbaris, tetapi juga wawasan kebangsaan, kesehatan, serta psikologi. Lolosnya tiga pasang pelajar Kaltara menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda di provinsi tersebut terus berkembang.
Kepala Bidang Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara, menyampaikan apresiasi atas prestasi ini. “Ini adalah hasil kerja keras para pelajar dan pembina di daerah. Kami berharap mereka bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengharumkan nama Kalimantan Utara,” ujarnya.
Setelah dinyatakan lolos, keenam pelajar tersebut akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) di tingkat nasional. Mereka akan dibekali berbagai materi, mulai dari peraturan baris-berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, hingga etika dan kepribadian. Pusdiklat ini menjadi tahap akhir sebelum mereka dinyatakan layak bertugas pada 17 Agustus mendatang.
Pemerintah Provinsi Kaltara melalui Kesbangpol berkomitmen untuk terus mendukung penuh para calon Paskibraka, termasuk dalam hal pembekalan akhir sebelum keberangkatan ke pusat pelatihan.
Bahan berita menyebutkan sebanyak tiga pasang atau enam orang pelajar yang lolos. Nama-nama spesifik para peserta belum dirilis secara resmi kepada publik oleh pihak Kesbangpol Kaltara.
Belum ada jadwal pasti yang diumumkan. Namun, biasanya pemusatan pendidikan dan pelatihan tingkat nasional dimulai beberapa pekan sebelum puncak peringatan 17 Agustus.
Masa pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung selama beberapa minggu hingga hari H upacara. Selama masa itu, peserta tinggal di asrama dan menjalani jadwal latihan yang padat.